Taman Wisata Silokek Sijunjung akan Dicanangkan Jadi Wisata Geopark Nasional

810
Tim survei Unand meninjau ngalau yang merupakan salah satu bagian dari kawasan wisata Silokek Sijunjung. Ist.

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Kawasan Wisata Silokek di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat akan menjadi Kawasan Wisata Geopark Nasional dengan sebutan Geopark Ranah Minang.

Geopark “Ranah Minang” Sikolek ini rencananya akan dicanangkan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Williem Rampangilei dengan Bupati Sijunjung Yuswir Arifin pada Kamis (8/2) nanti.

Geopark adalah sebuah kawasan yang memiliki unsur-unsur geologi, dimana masyarakat setempat diajak berperan serta untuk melindungi dan meningkatkan fungsi warisan alam, termasuk nilai arkeologi, ekologi dan budaya yang ada di dalamnya.

Istilah Geopark merupakan singkatan dari “Geological Park” yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia sebagai Taman Geologi

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Yofritas, ST. MT menyebutkan bahwa Taman Wisata Silokek adalah termasuk salah satu dari sembilan Geopark Ranah Minang yang akan didaftarkan untuk mendapat pengakuan dari UNESCO.

Adapun geopark yang dimaksud, yakni Ngarai Sianok, Danau Maninjau, Tarusan Kamang, Lembah Harau, Danau Kembar, Sawahlunto, Goa Batu Kapal, dan Silokek.

Hal ini disampaikan oleh Kadis Parpora ketika menyurvei lokasi Kawasan Taman Wisata Geopart Nasional Silokek ini pada, Sabtu (3/2/2018).

“Insya Allah pada Kamis (8/2) nanti Kepala BNPB dan Bupati Sijunjung akan mencanangkan Taman Wisata Silokek ini menjadi Wisata Geopark Nasional,” sebut Yofritas.

Dijelaskan Yofritas, sebelum dicanangkan perlu disurvei dulu kesiapannya, diantaranya bagaimana ketersediaan air, wc, tempat sholat, serta warung tempat berjualanya,” ujar Yofritas. “Karena setiap orang yang ingin berkunjung, paling utama yang dicari pasti itu,” tegasnya. Andri Kampai