Banjir Bandang dan Longsor Hantam Sungai Lansek, Akses Jalinsum Sijunjung Lumpuh

2244

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Bencana banjir bandang dan tanah longsor menghantam Jorong Talang, Nagari Sungai Lansek, Kecamatan Kamangbaru, Kabupaten Sijunjung, Propinsi Sumatera Barat. Akibat bencana yang terjadi Kamis (22/3-2018) itu menyebakan akses jalan lintas Sumatera (Jalinsum) lumpuh total akibat tertimbun metrial lumpur.

Kejadian bencana alam banjir bandang dan longsor itu terjadi sekitar pukul 07.10 WUB. Akibat bencana alam di Jorong Talang, Nagari Sungai Langsek itu juga menyebabkan pohon karet tumbang sehingga menutupi badan jalan lintas Sumatera.

Akibat banjir bandang tersebut, setidaknya ada 26 rumah penduduk yang terendam banjir disertai lumpur yang dibawa air dari bukit. Meski dihantam banjir bandang, rumah penduduk itu tidak ada yang rusak.

Mendengar informasi tersebut Kapolsek Kamangbaru, AKP Lazuardi dan anggota beserta Camat Kamangbaru David Rivaldo langsung turun kelapangan untuk membatu warga.

Bahkan pihak BPBD Sijunjung pun turun kelokasi untuk membantu warga bersama unsur Dinas PU Sijunjung dan anggota Kodim O310 SS. Sayangnya, tak ada alat berat sehingga untuk mengatasi jalan tertimbun lumpur menggunakan alat manual.

Kepala BPBD Sijunjung, Hardiwan, SP, pun tak menapik bahwa BPBD Sijunjung tak memiliki alat berat (buldoser/eksekavator). “Yang ada hanya milik Dinas PUPR Sijunjung dan itu pun dipergunakan untuk membersihkan metrial lumpur yang menimbun jalan di Nagari Tembulun,” kata Hardiwan kepada Jurnal Sumbar, Kamis (22/3/2018) berharap BPBD Sijunjung seharusnya juga punya alat berat.

Korban banjir yang terparah dialami warga atas Marcopolo, 45 tahun, Ipas, 30 tahun, Anai, 65 tahun, dan Joni Safri,38 tahun warga di Batang Tonam Sei Langsek.

Terkit dengan bencana tersebut Kapolsek Kamangbaru, Lazuardi dan anggotanya bersama-sama dengan masyarakat bergotong royong membersihkan kayu yg tumbang serta membersihkan polongan air supaya air dari banjir bandang tersebut bisa lewat polongan atau jembatan.

“Alhamdulillah saat ini jalan sudah lancar dan polongan air/jembatan sudah lancar kembali,” kata Kapolsek Kamangbaru Lazuardi dalam WhatsApp kepada Jurnal Sumbar (22/3/2018) siang. Saptarius