Ribuan Pelanggan Menunggak, PDAM Sijunjung Rugi Miliaran Rupiah

195

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Terungkap, ternyata sejak tahun 1990 hingga kini (2018) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sijunjung, Propinsi Sumatera Barat, mengalami kerugian mencapai miliaran rupiah. Waw, rupanya kerugian itu dialami PDAM akibat menunggaknya ribuan pelanggan terhadap air bersih.

Tak heran jika kemudian pihak PDAM Sijunjung pun mengancam akan memutuskan sambungan para pelanggan yang menunggak terhadap PDAM. Bahkan yang menunggak pun mencapai ribuan.

“Hingga kini jumlah pelanggan PDAM di Sijunjung mencapai 9.900 pelanggan. Namun 40 persen pelanggan menunggak dengan kerugian dialami PDAM sejak tahun 1990 mencapai milirian rupiah,” aku Direktur PDAM Sijunjung, Doni Novreidi, SH, kepada Jurnal Sumbar, Senin (12/3/2018).

“Nah, jika saja kini masih menunggak hingga 3 bulan, akan kita putuskan sambungan sementara. Tapi selama tiga bulan tetap menunggak maka PDAM akan memutuskan secara total,” tegas Doni Novreidi pihaknya juga telah melayangkan surat himbauan pada pelanggan untuk tidak menungak.

Bahkan Doni Novriedi, menargetkan soal tunggakan pelanggan itu pada Desember 2018 tuntas. “Kita yakin dan optimis di Desember 2018 segala bentuk tunggakan tuntas dan itu target kita menuju PDAM Sehat,” kata Direktur PDAM Sijunjung yakin.

Dalam penegakan aturan, PDAM Sijunjung sudah berkomitmen tak akan pandang bulu terhadap para penunggak. “Siapa saja yang menunggak akan kita beri sanksi. Tiga bulan menunggak diputus sementara dan jika tidak diurus baru dilakukan pemutusan permanen,” tegas Mantan Ketua Gapensi Sijunjung itu.

“Alhamdulillah sampai kini pelayanan PDAM pada pelanggan sudah maksimal 24 jam dan tak ada lagi keluhan pelanggan. Semoga kedepannya PDAM Sijunjung benar-benar menjadi PDAM Sehat,” tambah abang panggilan akrab direktur PDAM itu. Saptarius