Terlambat Datang, PKH Sumpurkudus dan Wabup Sijunjung Kecewa dengan Bank Mandiri

370
Wabup Arrival Boy bersama warga Sumpur Kudus penerima PKH. Ist.

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Meski sejak pagi menunggu, namun Bank Mandiri sebagai pengelola dana program keluarga harapan (PKH) tak kunjung tiba. Tak heran, ratusan penerima PKH asal Kecamatan Sumpukudus, Kabupaten Sijunjung pun kecewa yang sejak Rabu (7/3/2018) pagi menunggu di gedung UDKP Kecamatan Sumpurkudus di Kumanis.

Tak hanya warga yang kecewa, tapi Wakil Bupati Sijunjung, Arrival Boy, SH juga mengaku kecewa atas pelayanan Bank Mandiri yang tidak tepat waktu itu. Dikabarkan, Bank Mandiri juga tidak ada saling koordinasi dengan pihak Dinas Sosial.

“Jujur, selain warga, kita selaku Pemkab Sijunjung juga merasa kecewa pada Bank Mandiri selaku pengelola PKH. Karena tidak disiplin waktu, sehingga 570 orang warga kecewa. Masa iya sudah pukul 12.00 WIB pihak Bank Mandiri tak juga kunjung datang,” kata Wabup Arrival Boy kecewa kepada Jurnal Sumbar, Rabu (7/3/2018).

Penyerahan dana PKH ke masyarakat di Kumanis Kecamatan Sumpurkudus yang diserahkan Bank Mandiri itu molor dari waktu yang disepakati bersama masyarakat penerima yang sudah menunggu sejak pagi.

Warga terlihat benar-benar marasa kecewa atas pelayanan Bank Mandiri. “Kekecewaan warga dan Pemkab Sijunjung rasanya sangat wajar, karena bank pengelola terlambat datang dan kurang koordinasi dengan dinas sosial sebagai penanggung jawab kegiatan,” jelas Wabup Sijunjung.

Dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Sijunjung Haji Arrival Boy turut sebagai pendamping dan mengawasi pelaksanaan kegiatan penyerahan dana PKH. Tak heran jika kemudian mantan aktivis 1998 dan Ketua Golkar Sijunjunh itu minta Bank Mandiri yang dipercaya oleh pemerintah untuk dapat merubah sikap.

“Kami minta prilaku petugasnya diperbaiki dan ini mengingat masih banyak lagi penerima di tujuh kecamatan lain yang akan melaksanakan kegiatan. Buat apa kita serahkan tugas ini kalau ternyata mereka (Bank Mandiri-red) tidak amanah dan masyarakat kecewa mengingat para penerima datang dari berbagai pelosok nagari dan ini diharapkan tentu jadi bahan koreksi positif kita semua,” kata Wabup lantang.

“Jika mereka tidak mampu menjaga amanah dan kepercayaan masyarakat dan Pemda Sijunjung, yah, nanti kita diskusikan dengan Kementrian Sosial di Jakarta agar bank-bank yang ditugaskan Pemerintah Pusat melalui kerjasama yang sudah di buat untuk ditinjau kabali,” Arrival Boy mengingatkan. Saptarius