Tingkat Sumbar, Limapuluh Kota Terbaik III Kelola Program KKBPK

55

JURNAL SUMBAR | Limapuluh Kota – Kabupaten Limapuluh Kota kembali menunjukan kesuksesannya. Kali ini daerah yang dipimpin pasangan Bupati H. Irfendi Arbi dan Wakil Bupati Ferizal Ridwan itu berhasil meraih penghargaan Pengelola Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) tingkat Provinsi Sumatera Barat.

Penghargaan tersebut diserahkan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dalam acara rapat koordinasi program KKBPK tingkat Sumatera Barat di Hotel Axana Padang, baru-baru ini. Sejumlah pihak mengapresiasi kebolehan Pemkab di bidang kependudukan dan KB tersebut.

“Penghargaan Terbaik III ini merupakan kerja keras yang melibatkan peran serta seluruh pihak, termasuk para pelaksana dan pengelola program yang berada di lini lapangan, seperti kader, petugas lapangan maupun masyarakat yang peduli terhadap program KKBPK ini,” ungkap Bupati Irfendi didampingi Kepala DPPKBP3A Kabupaten Limapuluh Kota Hj. Yenni Elvi, S.St menjawab wartawan, kemaren.

Menurutnya, keberhasilan meraih predikat terbaik III itu tidak terlepas dari kesuksesan daerah ini melaksanakan sejumlah kegiatan atau program lainnya di bidang kependukan dan KB. Berbagai kegiatan itu antara lain pelaksanaan Kampung KB, Sekolah Siaga Kependudukan (SSK), kesertaan ber-KB, pencapaian peserta KB baru, serta berbagai prestasi lainnya terkait dengan KB.

“Sebelum mendapatkan Pengelola Program KKBPK ini, kita sudah membentuk 14 Kampung KB serta membentuk Sekolah Siaga Kependudukan (SSK). Kita berharap program KB ini harus terus disukseskan secara bersama, termasuk oleh OPD terkait lainnya,” tutur Irfendi.

Dikatakan, seluruh pihak dan masyarakat hendaknya bersinergi, berkolaborasi, dan berkomitmen untuk melaksanakan kebijakan dan strategi pelaksanaan program KKPBK. Kampung KB misalnya, harus terus ditambah dalam tahun 2018 ini sebagai wadah untuk melaksanakan kegiatan pembangunan dan pemberdayaan secara terintegrasi, terutama di bidang kependudukan dan KB.

Begitu pula Sekolah Siaga Kependudukan, juga direncanakan akan dibentuk pada sekolah lain guna membekali generasi sejak usia anak tentang kependudukan terutama dari tingkah laku menjaga lingkungan.

“Kita berharap pembangunan di bidang kependudukan dan KB ini mampu meningkatkan kualitas hidup manusia di Kabupaten Limapuluh Kota,” papar Irfendi.

Terkait dengan kesertaan ber-KB atau partisipasi masyarakat ikut dalam program KB, lebih lanjut Kepala DPPKBP3A Yenni Elvi menyebut, saat ini setidaknya sudah ada 41.097 pasangan usisa subur (PUS) di Kabupaten Limapuluh Kota. Angka ini sudah mencapai sekitar 72,89% dari seluruh PUS yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota.

“Begitu pula pencapaian peserta KB baru sudah terealisir hingga 93,3% tahun 2017 dari target 11.912 perkiraan permintaan masyarakat (PPM),” ujar Yenni.

Selain itu, lanjut Yenni, Kabupaten Limapuluh Kota juga berhasil meraih Puskesmas terbaik tahun 2017 dalam pencapaian metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) tingkat Sumatera Barat dan masuk enam besar nasional. Disamping itu bidan praktek mandiri di daerah ini juga meraih juara dua tingkat Sumbar dalam pelayanan KB.

Terpisah sejumlah tokoh masyarakat mengapresiasi perolehan penghargaan pengelola program KKBPK tersebut. “Kita berharap ke depannya program KKBPK di daerah ini terus berbenah dan mampu meraih prestasi tingkat nasional seperti sektor lainnya,” ujar Ketua Bamus Guguak VIII Koto Fakhri Dt. Sumu dan tokoh masyarakat Situjuah Limo Nagari Don Vesky Dt. Tan Marajo di tempat berbeda. Suwanda