Dinilai Otoriter, Sekretaris Laporkan Ketua Golkar Sumbar kepada Ketua Umum

721
Hendra Irwan Rahim (poto: Net)

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Terkait kisruh DPD II Partai Golkar Sijunjung dengan DPD I Partai Golkar Sumbar pada Minggu (15/4/2018), Sekretaris DPD I Partai Golkar Sumbar, Desra Ediwan melayangkan surat via pesan WhatsApp kepada Ketum DPP Golkar, Airlangga di Jakarta. Desra Ediwan melaporkan betapa tertekannya kader Golkar Sumbar dibawah kepemimpinan Ketua Hendra Irwan Rahim.

Desra Ediwan juga meneruskan isi surat tersebut kepada Ketua DPD II Golkar Sijunjung, Arrival Boy, juga melalui WhatsApp, dan selanjutnya diteruskan kepada media ini oleh Arrival Boy.

“Ya, itu surat dari pak Desra Ediwan yang ditujukan kepada Ketum DPP Golkar di Jakarta,” kata Arrival Boy, Senin (16/4/2018). “Memang itulah kronologis sebenarnya, sesuai dengan surat yang dilayang Sekretaris DPD I Golkar Sumbar, Desra Ediwan,” tambahnya Arrival Boy.

Berikut seutuhnya surat Sekretaris DPD I Partai Golkar Provinsi Sumbar kepada Ketum DPP Partai Golkar tersebut:

Ass,pak Airlangga Ketum partai Golkar .BPK ketum yg saya hormati dan saya banggakan.perkenalkan saya Desra Ediwan sekretaris DPD Golkar prop sumatera barat ingin melaporkan kejadian yg menimpa DPD Golkar Sumbar di bawah ke pemimpinan sdr Hendra Irwan rahim.bpk ketum yg sangat saya hormati,musda Golkar kabupaten Sijunjung dulu dilaksanakan bulan Juni 2017.yg dibuka langsung oleh sdr ketua DPD GKR Sumbar sdr Hendra Irwan rahim.dan juga di hadiri oleh ketua korwil BPK yan ikhsas,waktu pelaksanaan musda,musda deadlock Krn arival boy sdh dua kali jadi ketua DPD GKR kab sijunjung.maka nya musda di undur sampai waktu yg belum di tentukan.arival boy ketua DPD GKR Sijunjung yg juga wakil bupati kab Sijunjung mencoba mengurus rekomendasi ke DPP Golkar Krn ini adalah amanah dari juklak 05 DPP Golkar.tanggal 29 Agustus 2017 kami DPD GKR prop melaksanakan rapat pleno membahas surat diskresi ketum GKR utk ketua DPD GKR kab tanah datar,dan sekali Gus membahas pelaksanaan musda lanjutan di kab tanah datar,sewaktu akan selesai rapat kami mendapat wa dari BPK darul Siska diskresi ketum yg di tanda tangani oleh ketua harian dan sekjen mengizinkan sdr arival boy utk maju utk ketiga kalinya menjadi ketua DPD GKR kab sijunjung.makanya kami langsung melanjutkan rapat sekali Gus membahas jadwal musda lanjutan utk Sijunjung tgl 6 September 2017 dan musda Golkar tanah datar tgl 5 September 2017.karena sdr Hendra Irwan rahim ketua DPD partai Golkar melaksanakan ibadah haji.yg waktu mau berangkat haji memberikan surat kuasa kepada ketua harian sdr Khairunnas,dan ini juga TDK lazim di lakukan oleh partai Golkar ( karena di aturan partai TDK ada yg namanya surat kuasa tp yg ada adalah mandat.).dan tgl 4 September 2017 kami menghadap kembali kepada pak darul Siska utk konsultasi pelaksanaan musda kab tanah datar dan musda kab Sijunjung,dan yg hadir waktu konsultasi tsb sdr ketua harian DPD GKR Sumbar,sekretaris Desra Ediwan,wkl ketua bidang organisasi sdt yulman Hadi dan sdr arival boy ketua DPD GKR sijunjung.pada prinsipnya pak darul Siska menyetujui utk melaksanakan musda lanjutan tgl 5 dan 6 September 2017 utk GKR tanah datar dan GKR sijunjung.secara aturan partai musda tsb TDK ada yg di langgar.dan sorenya di DPP Golkar tgl 4 September 2017 kami juga menghadap kepada ketua harian DPP Golkar BPK Nurdin Halid sekali meminta pandangan dan petunjuk.alhamdulillah beliau merestui utk di laksanakan musda di kedua kabupaten tsb ,dan juga beliau mengizinkan kami utk meng SK kan kedua DPD Golkar tsb.karena sdr Hendra Irwan rahim sedang melaksanakan ibadah haji.makanya tgl 5 September 2017 kami laksanakan musda lanjutan partai Golkar kabupaten tanah datar dan tgl 6 September 2017 musda lanjutan partai Golkar sijunjung.dan pada tgl 6 September sore lansuang kami Lantik dan kami SK kan kepengurusan DPD GKR kabupaten sijunjung.dan tgl 6 September 2017 malam langsung juga kami SK kan dan di Lantik kepengurusan DPD Golkar kabupaten tanah datar,itulah kronologis dari pelaksanaan musda di kedua kabupaten yg kami sebutkan diatas tadi.bpk ketum yg saya hormati,setelah munaslub partai Golkar di laksanakan kami pengurus DPD GKR Sumbar dan para ketua DPD GKR kabupaten/ kota SDH tidak nyaman lagi karena kami selalu di takut2 ti akan di ganti utk pengurus dan di Musdalub kan utk Golkar kabupaten/ kota sesumatera barat,kalau situasi ini di perbiarkan berlarut2 saya yakin Golkar di Sumatera barat akan kalah.karena sdr Hendra Irwan rahim sangat otoriter dan TDK peduli dgn kepentingan partai yg lebih besar,apalagi ketum dalam rakornas partai Golkar kemaren sudah menargetkan 18 persen suara secara nasional.bpk ketum yg saya hormati itulah laporan yg bisa saya sampaikan kpd BPK.semoga BPK ketum dapat memahami apa yg SDH terjadi di tubuh partai Golkar sumatera barat,tks atas perhatian BPK ketum dan mohon maaf atas kelancangan saya yg cuma mengirim lewat wa ini .wslm Desra Ediwan sekretaris DPD Golkar Sumbar.

Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Sumbar, Hendra Irwan Rahim yang dikonfirmasi via ponselnya, Senin sore (16/4/2018), tidak menanggapi perihal surat tersebut. Hendra Irwan Rahim hanya tertawa mendengarkan penjelasan media ini tentang surat Desra Ediwan tersebut.

Sementara itu, Desra Ediwan belum bisa dihubungi untuk dikonfirmasi terkait suratnya tersebut. Namun Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Sijunjung membenarkan surat tersebut sudah dikirim Desra Ediwan kepada Ketum DPP Golkar, Airlangga. Saptarius