Prihatin dengan Bocah Miskin Tanpa Tangan dan Kaki, Kapolres Sijunjung Janji Belikan Kereta Bayi

669
Wakapolres Sijunjung saat berkunjung ke rumah Faivi Triana Putri yang cacat sejak lahir di Teratak Tanjung Gadang. Ist.

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Kapolres Sujunjung, Propinsi Sumatera Barat, AKBP. H. Imran Amir, SIK, MH mengaku prihatin mendengar informasi bocah Faivi Triana Putri, 2,3 tahun yang mengalami cacat fisik sejak lahir di Jorong Ranah Palam, Nagari Tararak, Kecamatan Tanjung Gadang, Kabupaten Sijunjung, yang tak pernah tersentuh bantuan.

“Setelah adanya informasi dari Wakapolres, Kasat Bimas, Kapolsek, Paur Humas dan terutama laporan Bhabinkamtibmas serta berita Jurnal Sumbar, jujur saya kaget dan miris mendengarnya,” kata Kapolres AKBP Haji Imran Amir.

Menurut mantan Subdit Tipikor Polda Sumbar itu, hal-hal semacam ini harus kita perhatikan. “Untung ada laporan dari Kapolsek dan Bhabinmas. Insya Allah kita berjanji akan membelikan bocah itu kereta bayinta,” kata Kapolres juga berencana akan menengok bocah itu sekaligus mengantarkan kereta bayinya.

“Saya berharap seluruh anggota Bhabinmas dan anggota polisi lainnta untuk peka terhadap informasi. Apalagi polisi adalah pelindung dan pengayom masyarakat,” ucap kapolres bangga.

Seperti dilansir Jurnal Sumbar, meski didata tiap tahun, namun yang nama bantuan tak pernah ada diterima keluarga bayi itu. Bahkan pihak Walinagari Taratak Baru sudah berulangkali menyurati Dinas Sosial mulai sejak tahun 2016, bahkan tahun 2017 sudah menyurati pihak Dinas Sosial agar bocah itu dapat bantuan kursi roda dan kaki serta tangan palsu. Saptarius