Revitalisasi SRG, Yayasan Tirto Utomo Pugar Rumah Gadang Kaum Datuak Lelo Panjang

300
Bupati Muzni Zakaria dan tim Yayasan Tirto Utomo meresmikan dimulainya pemugaran Rumah Gadang Kaum Datuak Lelo Panjang di Koto Baru, Solok Selatan. Ist.

JURNAL SUMBAR | Solok Selatan – Revitalisasi kawasan Seribu Rumah Gadang (SRG) di Koto Baru, kabupaten Solok Selatan dimulai. Rumah Gadang pertama yang dipugar adalah milik kaum Datuak Lelo Panjang suku Melayu Buah Anau.

“Dengan mengucap Bismillahirrohmanirrohim, mulai hari ini akan dilaksanakan pekerjaan revitalisasi SRG oleh Tukang Tuo, yang mana bantuan ini bersumber dari Yayasan Tirto Utomo terhadap rumah gadang suku Melayu Buah Anau Kaum Datuak Lelo Panjang, Koto Baru,” tulis Bupati Solok Selatan di akun fesbuknya, Minggu (22/4/2018).

Bupati Muzni Zakaria dan tim Yayasan Tirto Utomo di Kawasan Seribu Rumah Gadang di Solok Selatan. Ist.

Dijelaskan, revitalisasi ini bertujuan untuk melesetarikan Rumah Gadang sehingga semua pihak tetap menjaga adat dan budaya Minangkabau. “Rumah Gadang suku melayu ini sudah berusia ratusan tahun dan bahkan saya mendengar bahwa dahulunya dibangun pada tahun 1905 silam,” jelasnya.

“Saya ucapkan terimakasih kapada Bu Tirto (Yayasan Tirto Utomo), @yoriantar, @nofrins, dan juga @kemenpupr yang membantu/mensupport untuk pemugaran dan penataan Kawasan Saribu Rumah Gadang, dan inshaa Allah akan dikunjungi oleh Presiden RI Bpk @jokowi dalam beberapa waktu dekat ini,” tutupnya.

Rumah Gadang Kaum Datuak Lelo Panjang yang dipugar Yayasan Tirto Utomo. Ist.

Hadir di acara tersebut Jhon Martias, SH (tokoh perantau Solsel), Yopie Daulat (Pemangku Adat) dan unsur ninik mamak.

Seperti diketahui, kawasan Seribu Rumah Gadang jadi perhatian Presiden Jokowi pada acara peringatan Hari Pers Nasional 9 Februari lalu, dan memerintahkan Menteri PUPR melakukan revitalisasi kawasan cagar budaya tersebut. enye