Wagub Nasrul Abit Dorong Percepatan Pembangunan Sumbar di Kemenko Maritim

173

JURNAL SUMBAR | Jakarta – Rapat Percepatan Pembangunan Sumatera Barat di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman di Jakarta pada Rabu 4 Maret 2018 hadir Wakil Gubernur Sumatera Barat H. Nasrul Abit Datuak Malintang Panai bersama Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Ridwan Djamaluddin, serta Bupati Mentawai dan Bupati Solok Selatan.

Rapat itu yang juga dihadiri oleh seluruh unsur terkait, baik dari Pusat, Provinsi dan daerah melihat skala perioritas beberapa daerah yang menjadi tujuan dalam pembangunan, agar terarah dan dapat diselesaikan dalam pembangunan di Sumatera Barat, dan mengeluarkan beberapa kabupaten dari status daerah tertinggal.

Beberapa daerah dan menjadi skala Prioritasnya yaitu :

Mentawai menjadi fokus utama yaitu KEK Mentawai yang telah selesai administrasinya dan tinggal pengajuannya dalam mekanismenya dalam penanganan KEK di Mentawai. Selain itu pembangunan Pelabuhan Labuhan Bajau dan pembangunan bandara Rokot di Mentawai, serta yang terpenting juga yaitu pembangunan Trans Mentawai agar bisa membantu mempermudah akses masyarakat di Kepulauan Mentawai dari seluruh akses, baik udara laut dan darat.

Pasaman Barat yang menjadi fokus utama pembangunannya adalah pembangunan akses jalan ke Pelabuhan Teluk Tapang yang menjadi akses utama dalam membangun akses untuk masyarakat bisa membawa hasil dari Pasaman Barat menuju ke pelabuhan utama.

Pesisir Selatan menjadi fokus utama yaitu pembangunan jalan menuju kawasan mandeh namun masih berhalangan dengan amdal dan pembebasan lahan di kawasan Mandeh. Selain itu usulan lain yaitu pembangunan jalan akses ke Pasar Baru menuju Solok Selatan untuk mengeluarkan dan mempermudah akses dalam mengeluarkan dua daerah terisolir.

Kabapaten Dhamasraya yang menjadi fokus utama yaitu akses jalan dari Dhamasraya menuju ke Solok Selatan sepanjang 72 KM

Solok Selatan menjadi fokus utamanya yaitu Revitalisasi Seribu Rumah Gadang yang saat ini sudah berjalan prosesnya dan akan diajukan juga jalan yang menghubungkan ke Provinsi Jambi

Dalam percepatan pembangunan di Sumatera Barat ini sangat diharapkan bisa berjalan dengan cepat dan tepat sasarannya, karena saat ini daerah yang masih memiliki status daerah tertinggal, masih belum sejahtera masyarakatnya.

“Sehingga dengan percepatan pembangunan ini masyarakat bisa merasakan hidup yang layak dan pembangunan yang merata,” harap Nasrul Abit. rilis