Doni Febrian, Nelayan Muara Kandis Punggasan Hanyut di Bendungan Air Haji

1855
Polisi dan Tim BPBD saat mencari korban di Bendungan Rantau Simalenang, Air Haji. Ist.

JURNALSUMBAR | Pesisir Selatan – Diduga tidak bisa berenang, seorang nelayan bernama Doni Febrian (28), warga Muara Kandis Punggasan, Kecamatan Linggo Sari Baganti hanyut terbawa arus sungai, Rabu (16/5/2018) pukul 17.00 WIB. Korban terjun di sungai di Bendungan Rantau Simalenang bersama teman-temannya, namun ditunggu tidak muncul-muncul dari dalam sungai.

Melihat temannya tidak muncul dari dalam sungai, Ilham (20) teman korban langsung berenang mencari korban, namun tidak berhasil. Malahan, Ilham ikut pingsan usai menyelam di sungai.

Kapolsek Linggo Sari Baganti, Iptu Yohanes membenarkan bahwa ada salah seorang warga bernama Doni Febrian (28) warga Muara Kandis Punggasan, Kecamatan Linggo Sari Baganti hanyut diduga tidak bisa berenang di Sungai Rantau Simalenang, di Bendungan Rantau Simalenang, Air Haji.

“Kita langsung turun ke lokasi bersama warga dan tim BPBD Pessel,” terang Kapolsek.

Ia menuturkan, menurut keterangan sementara dari saksi atau teman korban yang ikut mandi bersama korban.

Korban Doni Febrian, ketika itu mandi bersama teman-teman nya, saat itu Korban terjun dari atas Bendungan dan sampai di dalam sungai, teman Ilham langsung berenang, namun juga tidak bisa menolong korban.

“Sampai saat ini belum juga ditemukan. Sekarang masih dalam proses pencarian oleh tim BPBD Pesisir Selatan,” jelasnya. (Rega Desfinal)