Rp354 Miliar APBN Untuk Pasar Atas Bukittinggi, Ini Kata Presiden Jokowi

2124
Proses pembangunan kembali Pasar Atas Bukittinggi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Ist.

JURNAL SUMBAR | Jakarta – Pasca terbakar akhir Oktober 2017 lalu, Presiden Jokowi memerintahkan Menteri PUPR membangunnya kembali. Rp354 miliar APBN 2018 dialokasikan untuk pembangunan pasar dengan desain hemat energi dan menarik itu.

Berikut penjelasan Presiden Jokowi melalui akun fesbuknya, Minggu siang (6/4/2018):

Pernah ke Bukittinggi? Kota sejuk berpagar Gunung Singgalang dan Gunung Marapi ini pernah menjadi ibu kota negara pada masa Pemerintahan Darurat Republik Indonesia.

Bukittinggi juga salah satu pusat perekonomian yang begitu hidup di Sumatera Barat. Sejak pertengahan abad ke-19, di kota ini sudah berdiri pasar modern, Pasar Atas yang lokasinya tepat di pelataran Jam Gadang, ikon kota Bukittinggi.

Sayangnya, Pasar Atas terbakar pada akhir Oktober tahun lalu. Tak kurang dari 1.000 kios di pasar ini ludes dilalap api.

Pasar ini tak boleh dibiarkan terbengkalai. Meskipun kewenangan Pemerintah Daerah, semua pihak tetap harus turun tangan. Karena itulah, saya memerintahkan Kementerian PUPR untuk membangun Pasar Atas tahun ini juga. Dihitung-hitung, biaya yang dibutuhkan sebesar Rp354 miliar melalui APBN tahun 2018. Pembangunannya akan memakan waktu 17 bulan, dari bulan Juli 2018 sampai tahun 2019.

Desain pasar hemat energi dan dibuat menarik sehingga menambah daya tarik wisata Bukittinggi. Luas pasar akan dikembangkan dari satu menjadi 1,4 hektare dan dilengkapi ruang parkir basement. Pembangunan pasar akan melibatkan pemerintah daerah sejak tahap perencanaan hingga konstruksinya. (enye)