Terkait Perusakan Kantor, Dua Kader Golkar Sumbar Masih Ditahan di Polresta Padang

1235
Hartani dan Aliman Hamid, kader Golkar Sujunjung yang ditahan Polresta Padang. Ist

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Hingga kini dua kader Golkar Sumbar masih mendekam di balik terali besi Polresta Padang. Bahkan keduanya terlihat mulai sakit-sakitan.

“Tolonglah pak, sampai kapan kami di sel, kok tak ada kejelasan. Kami berharap DPP Partai Golkar peduli terhadap kami. Jangan kami dijadikan korban politik, kami berharap DPP turun tangan untuk segera membebaskan kami,” ujar Hartani dan Aliman Hamid kader Golkar Sujunjung yang ditahan Polresta Padang pada awak media, Kamis (17/5/2018).

Akibat tahanan politik tersebut, dua kader Golkar Sumbar yang dipenjarakan itu berpuasa di kantor polisi (Polresta Padang). Padahal persoalan kisruh internal partai terjadi beberapa hari lalu ternyata tidak membuat partai Golkar Sumbar mencari cara untuk berdamai.

“Tetapi lebih memilih melaporkan kadernya ke penjara untuk mencari penyelesaian. Nah, sikap arogan yang dilakukan ini sangat merugikan partai kader dan keluarga sendiri,” ujar sumber penting di DPD II Golkar Sijunjung.

“Kita berharap ada kemurahan hati dari pihak Golkar Propinsi untuk mencabut pengaduan ini. Persoalannya kan masalah internal Golkar, semestinya pimpinan semua lini harus arif dan bijaksana melihatnya,” ucap Arrival Boy Ketua DPD II Partai Golkar Sijunjung, Kamis (17/5/2018).

“Saya yakin ini bulan Ramadhan, akan menjadi bukti hati kita akan dibukakan oleh Allah untuk saling memaafkan, tak ada yang tidak bisa di selesaikan dan dimaafkan. Tuhan saja pemaaaf.. mestinya kita mencontoh itu,” harap Arrival Boy berharap kader yang ditahan dan keluarga tabah dalam menghadapi ujian tersebut.

“Yah… kita malu dengan sikap seperti itu, semestinya kita yang harus lindungi kader kita dan tidak menjerumuskan kader kita,” tambah Arrival Boy. Saptarius