Terpesona dengan Alat Musik dari Tanah Liat, Mendes PDTT Apresiasi Kreativitas JAF

87

JURNAL SUMBAR | Jawa Barat – Pukul 03.00 WIB tim Jelajah Desa Ramadan (Jeder) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi melakukan persinggahan perdananya di Desa Jatisura, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Rabu (30/5). Di desa tersebut tim Jeder melakukan sahur bersama dengan komunitas Jatiwangi Art Factory (JAF), para kepala desa, dan pendamping desa.

Saat tiba di Desa Jatisura, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi beserta rombongan tim Jedar disambut oleh kesenian musik kreatif dari komunitas JAF yang semua alat musiknya terbuat dari tanah liat. Menyaksikan hal tersebut Menteri Eko mengaku bangga, dan berharap JAF dapat menjadi contoh bagi desa dalam mengembangkan ekonomi kreatif.

“Mudah-mudahan JAF (Jatiwangi Art Factory) ini bisa menjadi contoh dan motor bagi desa lain, tentang bagaimana ekonomi kreatif bisa dikembangkandan menjadi motor pemberdayaan ekonomi desa. Saya bangga dengan Jatiwangi Art Factory ini,” ujarnya saat melakukan dialog usai melaksanakan sahur bersama.

Terkait hal tersebut ia meminta JAF untuk berpartisipasi memberikan pelatihan kepada pemangku kepentingan desa melalui Akademi Desa 4.0. Ia ingin JAF berbagi resep dan memberikan inspirasi kepada desa lainnya dalam pengembangan ekonomi kreatif di desa.

“Kita (Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi) punya program Akademi Desa 4.0. Saya harap JAF ikut menjadi bagian dari akademi desa 4.0 untuk memberikan pelatihan mengembanhkan ekonomi kreatif seperti ini,” ujarnya.

Ia mengatakan, program desa terutama dana desa saat ini banyak fokus pada pembangunan infrastruktur. Di masa mendatang menurutnya, program untuk desa tidak lagi fokus pada infrastruktur, namun fokus pada pengembangan ekonomi. Tak hanya bidang pertanian, aktivitas ekonomi juga akan didorong melalui bidang pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Negara-negara maju juga ada yang perekonomiannya maju karena ekonomi kreatifnya,” ujarnya.

Setelah melakukan dialog bersama warga Jatiwangi di Desa Jatisura, Menteri Eko bersama tim Jedar langsung melanjutkan perjalanan dengan melakukan shalat subuh berjamaah di pesantren Al Mizan, Jatiwangi. Di pesantren tersebut, Menteri Eko memberikan bantuan berupa 500 paket al quran dan bantuan kewirausahaan kepada pesantren Al Mizan. (kemendesa.go.id)