Upacara Hari Pendidikan Nasional di Sijunjung Lancar dan Sukses

238

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Upacara bendera dalam rangka Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2018 di Lapangan M. Yamin, SH Muaro Sijunjung, Rabu (2/5) berjalan lancar dan sukses.

Bertindak sebagai inspektur dan komandan upacara, Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin dan Charly Marlinton, S.Pd, guru SLTP N 07 Sijunjung, Perwira Upacara, Ranmler, SH, kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung, Perwira Keamanan Masharyanto, SE, Kepala Dinas Pol PP dan Damkar.

Pembawa acara Delvianti Basri, SE, Kasi Paud Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Pengibar Bendera, Anzala Rahmanu Aji, Figo Rahmatullah, Fadihillah Ramadhan, Siswa SMA N 2 Sijunjung, Pembaca Teks Pembukaan UUD 1945, Delvi, S.Pd guru SD.N 11 Silokek.

Upacara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Sijunjung, Arrival Boy, Ketua DPRD Yusnidarti, SH. MM, Unsur Forkopimda, Ketua Pengadilan Agama, Sekretaris Daerah Zefnihan, AP.M.Si, Ketua TP PKK, En Yuswir Arifin, Kepala OPD, Instansi Vertikal, Perwira TNI dan Polri, Organisasi Wanita dan undangan lainnya.

Amanat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Muhadjir Effendy yang di bacakan Bupati Yuswir Arifin, dalam memperingati hari pendidikan nasional tahun 2018 ini yang mengambil tema “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan”. Sesuai dengan tema tersebut, marilah kita jadikan peringatan kali ini sebagai momentum untuk merenungkan hubungan erat antara pendidikan dan kebudayaan sebagaimana tercermin dalam ajaran, pemikiran, dan praktik pendidikan yang dilakukan oleh Ki Hadjar Dewantara.

Didalam undang undang sitem pendidikan Nasional tahun 2003 BAB I, pasal 1 ayat 2, disebutkan bahwa pendidikan nasional kita adalah pendidikan yang berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945, sedangkan kebudayaan nasional merupakan akar pendidikan nasional, disinilah terjadinya titik temu antara pendidikan dan kebudayaan.

Kita menyadari bahwa kondisi ideal pendidikan dan kebudayaan nasional yang kita cita citakan masih jauh dari jangkauan, untuk itu kita terus berusaha keras memperluas akses pendidikan yangbberkualitas, terus menerus mengalibrasi praktik pendidikan agar memiliki presisi atau ketelitian yang tinggi sesuai dengan tuntutan masyarakat, lapangan pekerjaan dan kebutuhan pembangunan.

Selamat hari pendidikan nasional, terus iklas dan tulus berkontribusi tak kenal henti bagi usaha menguatkan pendidikan indonesia serta memajukan kebudayaan indonesia, semoga kita semua dapat menyaksikan indonesia sebagai bangsa adidaya budaya dengan pendidikan yang kuat. Andri Kampai.