Warga Padang Leban Tapan Meninggal Terseret Arus Sungai Batang Tapan

150

PESISIRSELATAN | Pesisir Selatan – Ronaldo (16) pelajar warga Kampung Padang Leban, Nagari Tebing Tinggi, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, terseret arus sungai batang Tapan, Selasa (29/5/2018) pukul 15.30 Wib.

Korban yang ketika itu hendak menyeberang sungai menuju kebunnya untuk memanen jengkol yang berada di seberang sungai. Saat itu arus sungai tiba-tiba besar, dan langsung menyeret Ronaldo.

Menurut keterangan dari teman korban, Bujang (55) yang bersama korban untuk mamanen hasil kebun, saat hendak pulang kerumah setelah selesai korban dan dirinya memanen jengkol , kemudian dirinya menyeberangi sungai, dilihatnya air  yang diseberangi sudah besar.

“Pada saat itu hari hujan dan arus sungai sudah besar (deras ),” tutur Bujang.

Sebelum korban terseret arus sungai, dirinya telah memberitahukan pada korban agar tidak menyeberang dulu, karena air deras.

Dan ketika Bujang mencari kayu untuk menyeberang, dilihatnya korban memaksakan diri menyeberang sungai.

“Korban, langsung terseret arus sungai,” tegas Bujang.

Kapolsek Tapan AKP. Supardi Regana, SH membenarkan ada salah seorang warga yang diduga meninggal terseret arus sungai, saat menyeberang sungai. Bersama dengan warga, dirinya turun melakukan pencarian.

“Korban telah ditemukan warga dibantu anggota Polsek Tapan kemarin, Selasa (29/5/2018) pukul 16.30 WIB,” terang Kapolsek.

“Korban ditemukan tersangkut di batu tidak jauh dari lokasi awal korban menyeberang sungai,” jelas Supardi. (Rega Desfinal)