Buah Tangan Walikota Ramlan, Bukittinggi Segera Punya Rumah Sakit “RSUD” Sendiri

146

JURNAL SUMBAR | Bukittinggi – Kota Wisata Bukittinggi satu satunya dari 19 Kabupaten dan Kota di Sunatera Barat yang belum nempunyai rumah sakit sendiri.

Fasilitas Kesehatan yang ada di Bukittinggi baru untuk pelayanan sasar dari dokter umum dan perawat serta bidan, yaitu berupa Puskesmas.

Untuk pengobatan atau pelayanan lanjutan, dirujuk RSAM (Rumah Sakit Ahmad Mukhtar) milik Propinsi atau ke RS Umum Pusat (Rumah Sakit strok Nasional). Sementara di Kabupaten dan Kota lainnya di Sumbar, pasien yang tidak bisa ditangani di Puskesmas, dirujuk ke RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) setempat yang fasilitasnya tidak berapa beda dari RSAM dan RS Umum Pusat.

RSUD mempunyai beberpa dokter spesialis, mempunyai fasilitas perawatan dan alat medis yang lengkap. Memiliki ruang inap mulai dari sal, kelas dan VIP.

Menyadari ketertinggal di bidang kesehatan itulah duet Wako dan Wawako Ramlan Nurmatias dan Irwandi sejak tahun pertama kepemimpinannya berusaha menggaet dana ke pusat untuk membangun rumah sakit daerah milik kota Bukittinggi.

Perjuangan keras Wako dan Wawako pilihan rakyat melalui jalur independen itu baru berhasil tahun 2018.

Insyaallah kita akan bangun rumah sakit yang megah tahun ini di jalan Bypass, dekat GOR Nawawi.

Sekarang sudah dalam proses tender, kita harapkan Menteri Kesehatan untuk melakukan peletakan batu pertamanya pada minggu pertama Juli 2018 mendatang, ujar Ramlan yang diamini Wawako Irwandi di hadapan jemaah shalat Idul Fitri 1439 H, Jumat 15 /6 lalu di lapangan Kantin Bukittinggi.

Dengan dibangunnya rumah sakit milik kota Bukittiinggi, warga kota tidak perlu mengeluh lagi untuk mendapatkan pelayan kesehatan, karena selama ini masarakat kita sering mengeluh mendapatkan pelayan tingkat lanjutan, karena fasilitas ruangan rawat inap yang terbatas di RSAM membuat warga kita tidak mendapatkan pelayanan sesuai dengan harapannya.

Makanya kita bertekad untuk membangun rumah sakit sendiri, milik daerah kota Bukittingi, tambah Ramlan. (yus)