Di Pasaman, Tim Jelajah Desa Salurkan Bantuan Rp100 Juta Untuk BUMNag

51
H. Febby Datuak Bangso

JURNAL SUMBAR | Pasaman – Mengawali perjalanan Jelajah Desa, Silaturahmi ke Nagari dan Ramadan Berbagi, hari ketiga di Kabupaten Pasaman, tim yang dipimpin H. Febby Datuk Bangso, Staf Khusus Kemendes PDTT, menyerahkan bantuan modal untuk Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) senilai Rp 100 juta.

Bantuan tersebut diserahkan untuk BUMNag Sepayuang Tujuah Koto Kampar, Nagari Muaro Sungai Lolo, Kec Mapattunggul Selatan dan Bumnag Aua Nan Tigo Pucuak di Nagari Panti Selatan, Kec Panti. “Senang rasanya menerima bantuan ini,” kata Yurnaldi, Direktur BUMNag Sapayuang Tujuah Koto Kampar, gembira.

Hati-hati berbunga-bunga. Kebahagiaan tampak terpancar di wajahnya. “Kehadiran bantuan ini akan menambah motivasi kami,” katanya.

BUMNag yang dikelolanya berdiri 17 September 2017, namun baru beroperasi 1 Januari 2018. Kehadirannya dibekali dengan modal Rp 90 juta dari dana desa. Usaha yang sudah dikembangkan, perdagangan, dan usaha bordir komputer. Khusus usaha kedua, sudah mulai menghasilkan.

Selanjutnya,  pengelola BUMNag akan mengembangkan usaha perdagangan umum. Usaha yang dilirik akan menjadi distributor semen. Potensi lain yang sedangkan dipersiapkan, sektor pertanian. Ia menyebutkan, banyak yang bisa digarap karena kehidupan masyarakat setempat didominasi sektor pertanian.

Di BUMNag Sapayuang Tujuah Koto Kampar, modal awalnya berasal dari dana desa melalui nagari, sebesar Rp 239 juta yang disalurkan dalam dua tahun anggaran. Usaha yang dikembangkan berupa gambir, sereh wangi, dan karet, potensi terbesar ada di gambir.

Terhadap bantuan yang diserahkan, H Febby Datuk Bangso menyebutkan, Kemendes PDTT sangat komit memberikan perhatian kepada pembangunan dan pengembangan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Bantuan ini akan mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata tokoh muda Sumatera Barat ini. (rilis tjd kemendes)