Ditender, Akhir 2019 Pedagang Pasar Atas Bukittinggi Tempati Bangunan Baru

780

JURNAL SUMBAR | Bukittinggi – Direncanakan akhir 2019 mendatang pedagang Pasar Atas korban kebakaran Oktober 2017 lalu, sudah bisa menempati bangunan baru.

Pembangunan kembali Pasar Atas yang terbakar itu akan dimulai awal Agustus 2018. “Sekarang sudah dalam proses tender,” jelas Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias dalam sambutannya pada setiap pertemuan dengan warganya.

Dijelaskannya, asalah kebakaran yang beruntun melanda Bukittinggi tahun lalu menjadi perhatian khusus oleh Pemko Bukittinggi, bagaimana upaya membangun kembali bangun yang terbakar itu, terutama Pasar Atas. Agar pedagang tidak kehilangan tempat berusaha, Pemko mengusahakan dana CSR dari BUMN maupun BUMD untuk membantu membangunkan penampungan untuk korban kebakaran itu, karena kejadiannya di akhir tahun berjalan, maka Pemko kesulitan mengalokasikan APBD untuk membangun penampunganan tesebut.

“Alhamdulillah sejumlah perusahaan dan BUMD bersedia mengalokasikan dana CRS-nya untuk pembangunan penampungan, sekarang penampungan itu telah ditempati para pedagang,” jelasnya.

Untuk pembangunan kembali pasar yang terbakar, juga tidak mungkin dibangun dengan APBD Bukuttinggi yang terbatas. “Kita minta bantuan ke Pusat, alhamdulillah p
Pemerintah Pusat menyetujui dan bersedia membangun kembali pusat pertokoan yang terbakar itu,” ujarnya.

Dikatakannya, Pemerintah Pusat meminta jaminan Pemko Bukittinggi, bagaimana pekerjaan bisa dilaksanakan 24 jam.
Kelancaran mobilisasi bahan matrial bangunan juga diminta Pusat agar lancar selama 24 jam. “Semuanya itu kita sanggupi, karena kita ingin pembangunannya cepat selesai sesuai skedul yang direncanakan dalam tempo 17 bulan ke depan telah selesai,” kata Ramlan.

Menurut Wako Bukittinggi, untuk pembangunan kembali pusat pertokoan itu dibantu oleh pemerintah pusat Rp351 miliyar, dana sharring Propinsi Sumbar Rp9 miliyar dan APBD Bukittinggi Rp5 miliyar.
“Bangunannya direncanakan 4 lantai dan lantai pertama untuk tempat parkir dan lantai selanjutnya untuk pertokoan,” ungkap Ramlan. (yus).