Jadi Anggota DK PBB, Teguh: Indonesia Diharap Bisa Jadi Partner Perdamaian Dunia

70

JURNAL SUMBAR | Jakarta – Ketua bidang Luar Negeri Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Teguh Santosa mengucapkan selamat atas terpilihnya Indonesia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2019-2020.

“Selamat atas kepercayaan yang diberikan dunia internasional kepada Indonesia sebagai anggota tidak tetap DK PBB periode 2019-2020,” kata Wakil Rektor Universitas Bung Karno (UBK) Jakarta yang juga dosen hubungan internasional UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Sabtu (9/6).

Jelas Teguh yang saat ini juga menjabat Sekjen Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Korea Utara, ini adalah kali keempat Indonesia menduduki posisi anggota tidak tetap DK PBB. Pertama kali pada periode 1974-1975, lalu 1995-1996 dan 2007-2008.

“Semoga dalam periode kali ini sumbangan RI pada perdamaian dunia semakin signifikan dan RI benar-benar bisa menjadi partner sejati perdamaian dunia,” ucap Presiden Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Maroko dan Petisioner Sahara Barat di Komisi IV PBB 2011 dan 2012 itu.

Terakhir, Teguh menegaskan sumbangan Indonesia dibutuhkan dalam sejumlah konflik konvensional yang masih terus terjadi seperti di Timur Tengah, pendudukan Israel atas tanah Palestina, dan konflik di Semenanjung Korea Asia Timur.

“Serta berbagai konflik baru yang belakangan muncul dipicu perebutan sumber daya alam dan geopolitik geostrategis, juga ketimpangan kekuasaan global,” tutup observer independen pemilu Mikronesia 2009, Maroko 2011 dan Venezuela 2018 itu. Rilis/dey