Bappeda Sijunjung Gelar Pelatihan Penganggaran yang Responsif Gender

140

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Aparatur Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sijunjung selenggarakan Pelatihan Penyusunan Perencanaan Penganggaran yang Responsif Gender (PPRG) di Hotel Bukit Gadang Muaro Sijunjung, dimulai dari Minggu hingga Selasa (1 s/d 3/7/2018).

Pelatihan ini dibuka oleh Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin dan diikuti oleh Tim Penggerak PPRG dan anggota focal point dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Se-Kabupaten Sijunjung serta dihadiri oleh Kepala OPD, Camat se Kabupaten dan undangan lainnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Sijunjung Yuswir Arifin dalam sambutannya menyebutkan, berdasarkan Instruksi Presiden nomor 9 tahun 2000 tentang pengarusutamaan gender dalam pembangunan Nasional, maka Pemkab Sijunjung berkomitmen membangun Sijunjung yang responsif gender secara kongkrit dan terencana mengimplementasikan perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi kebijakan.

“Program dan kegiatan yang responsif gender memastikan laki-laki dan perempuan mempunyai peran, mendapatkan akses, manfaat dan melakukan kontrol yang adil dalam pembangunan Daerah,” jelas Bupati.

Untuk itu, Bupati berharap kepada peserta agar benar-benar mengikuti pelatihan dengan baik, sehingga setelah selesai pelatihan ini seluruh peserta paham dan mengerti dalam penyusunan anggaran yang responsif gender.

“Kepada tim penggerak yakni, BAPPPEDA, BKAD, DINSOS PP dan PA, serta Inspektorat Daerah agar melaksanakan 9 aksi dengan baik dan tepat waktu sebagaimana yang telah disepakati dalam randa pengarusutamaan gender tersebut,” harap Bupati Yuswir Arifin.

Sementara itu, laporan ketua pelaksana Kepala Bapppeda, Febrizal Ansori yang dibacakan oleh Kepala Bidang Sosial dan Budaya (Kabid Sosbud) Rosman Efendi, S.Sos, M.Si menyampaikan bahwa acara pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman SDM perencana OPD terhadap permasalahan gender.

Serta kata Rosman, pelatihan ini juga bertujuan untuk mengintegrasikan gender menjadi satu dimensi integral dari perencanaan, penganggaran, pemantauan dan evaluasi kebijakan, program dan kegiatan pembangunan, serta melatih peserta dalan penyusunan Gender Analisis Pathway (GAP) dan Gender Budget Statmen (GBS).

Sementara narasumber pada acara ini adalah dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP dan PA), Bapak Ari Razmara, SH,M.Si(Kabid Kesetaraan Gender) dan Bapak Herman Siregar, serta dari Bappeda Provinsi Sumatera Barat, sambung Rosman. Andri Kampai.