Empat Pamong Berpengalaman Bersaing Rebut Kursi Sekda Dharmasraya

89

JURNAL SUMBAR | Dharmasraya – Empat birokrat jebolan sekolah pamong praja kini tengah bersaing memperebutkan kursi sekretaris daerah Kabupaten Dharmasraya. Khan mereka sama sama kuat, karena mempunyai rekam jejak lumayan baik di kabupaten berjuluk Ranah Cati Nan Tigo. Lalu siapa di antara mereka yang bakal lolos lubang jarum untuk menduduki jabatan “kepala staf” di kabupaten petrodolar ini.

Keempat alumni sekolah pamong praja yang berkutat dalam seleksi calon Sekda Kabupaten Dharmasraya itu adalah H. Adlisman, S.Sos., M.Si yang saat ini menduduki jabatan Pj. Sekda. Kemudian Paryanto, S.Sos, MT., yang sekarang menduduki jabatan Kepala Bakeuda. Selanjutnya Drs. Andi Sumanto, yang sekarang menjabat Kepala Bappeda dan paling yunior adalah Boby Perdana Riza, S.STP., M.Si yang sekarang menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial, KB dan Pemberdayaan Perempuan.

Selain empat alumni sekolah pamong praja, percaturan seleksi terbuka jabatan tinggi pratama Sekda Kabupaten Dharmasraya juga diikuti tiga kandidat lain yang bukan alumni sekolah pamong praja. Mereka adalah Drs. H. Martoni, Apt yang sekarang menjabat Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum, kemudian dr. Rahmadian yang kini menjabat Kepala Dinas Kesehatan. Dan juga Yusuf, SH., yang kini menjabat sebagai Asisten Sekda Bidang Pemerintahan.

Di antara tujuh nama, dimana empat diantarannya lulusan sekolah pamong praja dan tiga dari lulusan perguran tinggi umum, siapakah yang akan ditakdirkan untuk menduduki jabatan orang nomor wahid di lingkungan Sekretariat Daerah? Tentu jawabannya sangat tergantung dari kemampuan mereka dalam menjalani proses seleksi. Dan juga yang mendapat restu dari Bupati Sutan Riska selaku pejabat pembina kepegawaian.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bahwa jabatan Sekda Kabupaten Dharmasraya sudah lama kosong menyusul pensiunnya Ir. H. Benny Muhtar, MM dua tahun silam. Setelah sarjana peternakan Unand ini pensiun, jabatan Sekda hanya diisi sementara dengan status pelaksana tugas dan sekarang istilahnya Pj atau penjabat. Masyarakat berharap, Bupati Sutan Riska akan memilih tujuh birokrat terbaik untuk menjadi Sekda dan sisanya diharapkan akan kembali mengisi jabatan di bawahnya. Rilis