Kecelakaan Rakernas SMSI ala Auri Jaya

Oleh: Novermal Yuska

167
Auri Jaya (kanan) terlihat sangat akrab Memdagri Tjahjo Kumolo pada acara Rakernas SMSI ke-3 di Hotel Sari Pasific Jakarta. Enye

Rapat kerja nasional (Rakernas) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Ke-3 tahun 2018 bikin peserta dan peninjau berdecak kagum. Pasalnya, Rakernas yang digelar di hotel bintang lima itu dihadir banyak tokoh pers dan pejabat negara. Tak hanya itu, Rakernas itu juga melahirkan newsroom bernama Cyber Indonesian Network (CIN).

Hotel Sari Pasific di jalan Thamrin Jakarta adalah saksi sejarah kebangkitan SMSI. Organisasi pengelola dan pemilik media siber atau media online segera menjadi konstituen Dewan Pers. Dengan demikian SMSI akan sejajar dengan organisasi pers lainnya yang lebih dahulu lahir dan malang melintang mewarnai kehidupan berbangsa dan bernegara.

Adalah Auri Jaya, sang ketua umum yang baru menjabat hitungan bulan itu yang bikin SMSI jadi perhatian pejabat negara dan tokoh pers. Dua menteri dan satu pimpinan lembaga negara hadir dan support SMSI jadi mitra strategis negara. Dan, tokoh pers juga support SMSI tempat berhimpunnya perusahaan pers menjadi profesional dan bermartabat.

Hebat. Rakernas itu dibuka Menteri Komunikasi dan Informasi, Rudiantara. Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo hadir memberi brainstorming. Dan ditutup oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah, Osman Sapta Odang. Dua tokoh pers juga ikut memberi pencerahan. CEO CT Corp, Chairul Tanjung bicara peluang bisnis media digital. Ketua Dewan Pers, Yosep Stanley Adi Prasetyo memaparkan etika dan norma jurnalistik.

Selain wah dan wownya pelaksanaan Rakernas itu, Firdaus sang Sekretaris Jenderal adalah orang yang paling banyak dipuji Ketua Umum Auri Jaya. Ditangannya legalitas SMSI sebagai organisasi masyarakat diakui pemerintah. Dan, karena itulah Dewan Pers segera melakukan verifikasi faktual menjadikan SMSI sebagai konstituen termuda, sejajar dengan SPS, PWI, AJI dan lainnya.

Newsroom CIN adalah karya nyata Auri Jaya guna merekat persatuan, dan sekaligus sarana menjadikan anggota SMSI menjadi perusahaan pers bonafit. Di CIN, 300-an anggota SMSI akan saling berbagi berita dan poto/video. Akan tersedia 2.000-an berita perhari yang bisa diolah dan dipublis di media masing-masing anggota SMSI.

Saat ini SMSI adalah satu-satunya organisasi media siber yang telah memenuhi syarat untuk diverifikasi menjadi konstituen Dewan Pers. Dan, SMSI akan menjadi wadah berhimpun untuk saling membesarkan bagi pemilik dan pengelola media siber di Indonesia. SMSI bersama anggotanya yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia akan berkonstribusi positif bagi kejayaan Indonesia.

Sekali lagi, kecelakaan Rakernas SMSI Ke-3 ini harus diulang lagi dengan kecelakaan yang lebih dasyat lagi. Tentunya harus tetap bergandeng tangan dengan semua unsur pendiri dan mantan ketua umum terdahulu. Kebesaran SMSI akan berkah kalau dibesarkan dengan beriya-iya dan saling mengisi. Selamat Bung Auri Jaya… Teruslah berbuat untuk kejayaan SMSI…!!!

(Penulis adalah Sekretaris SMSI Provinsi Sumatera Barat dan pemilik Jurnalsumbar.com)