Membangun dari Pinggiran, Bupati Sutan Riska Gulirkan Pertanian Moderen di Nagari Banai Sembilan Koto

52

JURNAL SUMBAR | Dharmasraya – Bupati Sutan Riska tampaknya tetap komit dengan pola membangun dari pinggiran. Kecamatan Sembilan Koto, khususnya Nagari Banai yang merupakan nagari terluar di kabupaten berjuluk petrodolar tetap menjadi perhatian. Bupati termuda Indonesia ini tidak pernah lupa dengan kecamatan yang berbatas dengan Kabupaten Solok, Kabupaten Sijunjung dan Kabupaten Solok Selatan ini.

Paling tidak, hal itu dibuktikan dengan dimodernisasikan sektor pertanian di Nagari Banai, Kecamatan Sembilan Koto. Para petani yang selama ini masih menggunakan peralatan tradisional, oleh Bupati dari PDI-P itu disiram dengan berbagai bantuan alat mesin pertanian. Ini membuktikan bahwa bupati yang dalam sebulan pernah mengoleksi dua bintang tanda jasa dari presiden itu, basa dia tetap pada komitmen membangun Sembilan Koto yang notabene masih tergolong daerah pinggiran dan sekaligus perbatasan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya, Darisman, S.Si., M.Si usai penyerahan alat dan mesin pertanian di Nagari Banai Kecamatan Sembilan Koto, mengatakan Bupati telah berkenan memberi persetujuan untuk membantu masyarakat petani berupa satu unit alat panen minicombain, alat pengolah tanah handtraktor, alat pemipil jagung dan sejumlah peralatan lainnya. “Kalau ndak salah ada enam unit alat yang kita serahkan hari ini,” ujar Darisman, Selasa (31/7/2018) di Banai.

Menurut Darisman, dengan bantuan peralatan pertanian itu, para petani di Nagari Banai akan lebih mudah mengembangkan usaha taninya. Bahkan bisa menekan biaya produksi padi sawah, sekaligus meningkatkan produksinya. Dengan demikian, tingkat pendapatan petani juga bisa lebih ditingkatkan. Dari peningkatan pendapatan inilah maka petani diharapkan bisa keluar dari belitan persoalan yang selama ini melingkupinya, kemudian hidup lebih baik dan lebih sejahtera.

Selain mengguyur Nagari Banai dengan alat dan mesin pertanian, Bupati Sutan Riska juga mencanangkan konservasi sungai Batang Lago dengan memberi bantuan ikan untuk restoking di perairan sungai. Bupati asal PDI-P itu memberi bantuan bibit ikan jelawat, bibit ikan tawes dan bibit ikan baung. Ikan ikan tersebut merupakan ikan endemik Batang Lago yang membelah Nagari Banai. Diharapkan benih benih ikan tersebut akan besar di sungai dan kelak akan dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sumber gizi keluarga.

Kepala Dinas Pangan dan Perikanan, Welfiadril, S.Sos., M.Pd menerangkan, setelah ditebar bibit ikan endemik, masyarakat tidak boleh menangkap ikan sembarangan di sungai Batang Lago. “Ini sudah disepakati oleh kelompok dan jika ada yang melanggar maka akan ada sangsi yang akan diberikan,” kata mantan Kabag Organisasi yang telah mengantar Dharmasraya memperoleh nilai LAKIP pada katagori B plus ini.

Menurut Welfadril, Bupati Sutan Riska juga menyerahkan bantuan paket bibit buah buahan untuk masyarakat dan juga paket bantuan makanan untuk keluarga rawan kekurangsn gizi. “Luar biasa perhatian Pak Bupati ke Kecamatan Sembilan Koto dan khususnya Nagari Banai. Semoga bantuan ini membawa kebaikan bagi warga setempat,” tukuk Welfiadril. Budi Waluyo