Tegakan Aturan, SK4 Bukittinggi Gembok Roda Mobil Parkir Sembarangan

113

JURNAL SUMBAR | Bukittinggi – Tim SK 4 Kota Bukittinggi gembok sejumlah kendaraan yang dianggap parkir seenaknya di pasar Aur Kuning, Minggu (29/7/2018).

Kendaraan roda empat milik pengunjung pasar Aur Kuning Bukittinggi yang digembok Tim SK4 Bukittinggi, karena parkir di pinggir jalan di bawah fly over.

Sejumlah pengunjung pasar Aur Kuning yang menyaksikan penggembokan ban mobil yang parkir di pinggir jalan di bawah fly over itu, menilai Tim SK4 Bukittinggi keterlaluan. Karena disepanjang pinggir jalan di bawah fly over itu, tidak ada rambu rambu dilarang parkir maupun rambu rambu dilarang berhenti.

Penggembokan ban kendraan roda empat yang parkir dipinggir jalan itu juga tebang pilih, karena ada sejumlah kendraan yang parkir disana, tetapi sopirnya masih duduk di belakang stir. “Jangankan di gembok, di tegur saja tidak, buktinya dia aman parkir disana menunggu muatannya. Sementara kendraan yang parkir ditinggal sopirnya digembok dan ditempelkan pengumuman kesalahaannya di kaca mobilnya.

Berbunyi; “PELANGGARAN”
ANDA PARKIR DITEMPAT YANG SALAH. BAN MOBIL ANDA TELAH DIGEMBOK DAN PLAT NOMOR ANDA TELAH DICATAT PETUGAS.
Anda melanggar Perda Bukittinggi nomor 3 tahun 2015, tentang ketentraman dan ketertiban umum”. Tim SK4 Kota Bukittinggi.
Itu bunyi tulisan yang ditempelkan di kaca mobil yang digembok tersebut.

Masih untung digembok, walaupun untuk membuka gemboknya harus melapor ke kantor Satpol PP di Belakang Balok, sebelum kendaraan yang dianggap parkir ditempat yang salah dikempeskan bannya,” ujar warga yang berjualan di Aur Kuning kepada awak media.

Masalah parkir di pasar Aur Kuning nemang menjadi dilema sampai saat ini. Tempat parkir yang ada di lahan lahan masarakat di Bonjo Alam dan didepan jampur Muhamnadiyah, lokasinya jauh dari pasar disamping biaya parkirnya sangat memberatkan yakni Rp 10.000 satu hali parkir, tambah wati pengunjung pasar aur kuning lainnya kepada media ini. yusrizal