Ancaman Longsor, BPBD Sawahlunto Gerak Cepat Tanggapi Laporan Warga

49

JURNAL SUNBAR | Sawahlunto – Menyikapi laporan warga terhadap banjir yang mengakibatkan salah satu warga yang hampir longsor, pihak Badan Penangggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sawahlunto langsung mengunjungi Dusun Talanguang, Desa Salak, Kota Sawahlunto, Senin (6/8/2018).

Kurangnya informasi dan sosialisasi sehingga masyarakat merasa bingung bahkan tidak tahu kemana harus mengadu bahkan membuat laporan pengaduan untuk disampaikan kepada pihak mana.

Menurut salah satu warga Nurdalismas (60) menyampaikan, atas peristiwa yang baru dialami, ia merasa bingung harus melaporkan kemana dan kesiapan, karna sama sekali tidak tau dan tidak mengerti.

“Saya bingung kemana harus mengadui,” ujar Nurdalismas.

Ditempat yang sama BPBD diwakili Kabid Pencegahan Kesiapsiagaan Kedaruratan dan Logistik (PKKL), Indra Bersama staff Ade Yosputra, yang mendapatkan informasi dari salah satu warga adanya peristiwa, langsung turun kelokasi guna memastikan sebarapa parah dampak yang ditimbulkan.

Menurut Indra, dengan datangnya kita kelokasi agar langka-langkah penanggulangan bencana bisa diambil, guna mengurangi resiko yang lebih besar jika hujan lebat terulang kembali. Hal tersebut kita mendatangkan 4 unit terpal untuk mengatasi resiko tersebut.

“Dengan memasang terpal, semoga bisa mencegah resiko yang lebih besar,” kata Indra.

Selain itu, Indra juga menyayangkan terhadap ketidaktahuan masyarakat dalam meninformasikan atas peristiwa, tentunya ini menjadi catatan baik masyarakat dan pihak terkait intens dalam berkomunikasi, sehingga laporan yang cepat masuk.

“Hal ini baru kami ketahui, jika saja malam itu ada laporan kami tentu akan langsung turun tangan membantu,” ujar Indra.

Akan tetapi pihak BPBD tidak menyalahkan warga atas ketidaktahuannya dalam menginformasikan peristiwa, mungkin kedepannya ada langkah-langkah komunikasi yang baik dalam mensosialisasikan, sehingga ketika peristiwa terjadi sudah tau dan mengerti kemana harus melaporkan.

“Saya harap kedepannya masyarakat dapat cepat tanggap dan langsung melapor jika ada kejadian seperti ini hingga dapat diatasi secepatnya,” lanjut Indra

Terkait bantuan, Sekretaris BPBD Martha mengatakan, pihaknya akan mengusahakan hal tersebut kepada pemerintah setempat jika memang dibutuhkan warga guna meringankan beban yang dialaminya.

“Kami akan masukkan permohonan pada Pemko untuk dapat menurunkan OPD terkait dalam menanganinya. Semoga bisa mendapat respon cepat dari pemerintah, namun jika status kejadian ini keluar tanggap darurat, baru bisa kami menangangi sepenuhnya,” ungkap Martha. (anton)