Di Balai Selasa, Bupati Hendrajoni Letakan Batu Pertama Pembangunan PLTMH PT Dempo

115

JURNAL SUMBAR | Pesisir Selatan – Bupati Pesiisir Selatan, H. Hendrajoni melakukan petelatakan batu pertama pembangunan Pembangkit Lisrtik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di nagari Pelangai Gadang, Kecamatan Ranah, Minggu (5/8-2018)

Menurutnya, investasi sektor energi PT Dempo sangat membantu pemerintah dalam mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.

Sektor energi merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang kegiatan perekonomian masyarakat sekitar dan Pesisir Selatan pada umunya.

“Jadi, sangat kami apresiasi. Ini tentu sangat positif,” ungkap Hendrajoni.

Acara peletakan batu pertama dihadiri Komandan Distrik Militer 0311 Pesisir Selatan, Letkol. Arh. Wahyu Akhadi dan Kapolres Pesisir Selatan, AKBP. Fery Herlambang.

Berikutnya, CEO Dempo Grup, Muhammad Yamin Kahar dan Presiden Direktur Dempo Sumber Energi, Angga Septia.

Ketua TP-PKK, Lisda Hendrajoni, Sekda Erizon, Kepala Dinas Perhubungan Nuzirwan, Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Doni Guzrizal dan Kepala Dinas Pendidikan Zulkifli.

Juga tampak Kepala Dinas Polisi Pamong Praja Dailipal, Kepala Dinas Pangan Alfis Basir, Camat Ranah Pesisir Zul Arsil, Walinagari Pelangai Gadang, dan Ketua KAN Pelangai JJ Dt Pintu Langik beserta para ninik mamak.

Bupati menyampaikan, tanpa adanya dukungan sumber energi yang memadai, perkembangan investasi menjadi lambat.

Apalagi, saat ini Pesisir Selatan masih kekurangan energi listrik. Hingga kini, sedikitnya masih terdapat sejumlah rumah tangga yang belum teraliri listrik.

Dengan adanya pembangunan sumber energi sekunder itu, secara otomatis dapat mendukung program elektrifikasi dan keandalan tenaga listrik di Pesisir Selatan.

“Tentu banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dari investasi ini diantaranya tenaga kerja. Sarana prasarana jalan menjadi bagus,” sebut Bupati.

Untuk itu, dirinya menegaskan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat Ranah Pesisir di Pelangai Gadang agar menjaga investasi yang telah ada.

Masyarakat jangan mudah terpengaruh dengan adanya isu-isu miring terhadap investasi PLTMH seperti isu tambang emas dan maraknya tenaga kerja asing.

Pada kesempatan itu bupati juga menyebutkan, pada 2019 pemerintah daerah bakal melistriki sebanyak 6.000 rumah tangga kurang mampu yang belum dialiri listrik.

“Nanti akan kami alokasikan dananya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019,” tutup bupati. (teddy setiawan)