Di Pessel, Bumnag Bersama Tarusan Jaya, Kelola Wisata, Pasar dan Teater Mini

91

JURNAL SUMBAR | Padang – Badan Usaha Nagari Bersama Tarusan Jaya tak hanya mengembangkan sektor usaha pariwisata, tetapi juga akan merengsek ke sektor peningkatan ekonomi rakyat di daerah setempat. Setelah Bumdes Bersama itu mendapatkan berbagai bantuan program dari Kemendes PDTT, berbagai kegiatan sedang dan sudah berjalan dan beroperasi, di antaranya telah memiliki Wahana Laut 2 Unit, Speed Boat 2 Unit, Banana Boat 2 Unit, Donald Boat 1 Unit, Aqua Gon 1 Unit, Balon Air 1 Unit serta Boat Pariwisata 1 Unit.

Akan tetapi, dalam pengembangan para kreator yang tergabung dalam jajaran Bumdes Bersama Tarusan Jaya tidak hanya terpaku dan diam sembari menerima banyak program dari Kemendes PDTT, bahkan mereka merencanakan tahun berikutnya akan merembes ke arah pengembangan atau peningkatan ekonomi rakyat di sekitar, sesuai fasilitas yang telah didapatkan.

“Kami rencanakan kedepannya akan mengupayakan, bagaimana bisa merambah ke sektor peningkatan ekonomi rakyat disekutar sini, sesuai dengan fasilitas yang ada pada kami,” sebut Jhon Kennedy, Ketua Bumnag Bersama Tarusan Jaya.

Menurutnya, langkah yang akan ditempuh pihaknya dakam mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi rakyat didaerah itu diantaranya dengan melakukan upaya dorongan program dari masing-masing nagari yang ada di daerah setempat.

“Disini tergabung 23 Nagari yang akan memberikan penyertaan modal kepada Bumnag Bersama Tarusan Jaya, dan kami akan fasilitasi, apa produk unggulan dari masing-masing nagari dan kelompok masyarakatnya akan kami lakukan upaya pembinaan secara kontinue. Hasil karya atau produknya akan kami pasarkan melalu Rumah Pajang yang pembangunannya sedang berjalan,” terangnya.

Selain itu, pengembangan lainnya adalah dalam bentuk menambah unit usaha yang lainnya, salah satunya adalah penyediaan bahan bakar minyak jenis solar yang akan diperuntukkan bagi masyarakat nelayan setempat.

“Kami akan bangun juga nantinya unit usaha yang baru yaitu penyediaan bahan bakar minyak solar khusus nelayan, jadi mereka tidak lagi repot-repot ke SPBU mendapatkannya,” paparnya.

Jhon menerangkan, dalam mewujudkan sarana dan prasarana yang tengah dikerjakan dan yang telah tersedia itu, pihaknya mengakui melakukan usaha ekstra dalam mengejar berbagai program pemerintah.

“Yang sedang dibangun, Pasar Kawasan Mandeh Tarusan Jaya senilai Rp 750 Juta, Pembangunan rumah pajang atau mini market senilai Rp 350 Juta, peningkatan ekonomi produktif bagi rumah tangga miskin senilai Rp 500 juta, pembangunan sarana dan prasarana jalan wisata dan jembatan gantung Rp 1,6 miliar, Pembangunan Teater Mini di Sungai Nyalo satu miliar dengan total bantuan program dari Kemendes senilai Rp 4,8 miliar,” terangnya.

“Di nagari Sungai Nyalo saat ini kami tengah membangun Kantor Bumnag, dan bergerak sebelumnya mendapatkan penyertaan modal dari 23 nagari yang ada senilai Rp 5 Juta per nagarinya,” ulasnya.

Ia juga menyebutkan, bahwasanya kawasan wisata yang menjadi skala prioritasnya itu yaitunya di Nagari Sungai Nyalo, Kecamatan Koto XI Tarusan tersebut mampu menembus angka kunjungan 10 ribu wisatawan setiap minggunya.

“Perminggunya minimal kami mampu menampung 10 ribu pengunjung yang mayoritas berasal dari Sumatera Barat dan juga Riau,” sebutnya.

Selain dari itu, ia meminta kepada seluruh unsur masyarakat dan pemerintah untuk terus mendukung program kegiatan pengembangan ekonomi masyarakat terutama di kawasan wisata yang ada.

“Saya yakin, dengan berhasilnya Badan Usaha yang ada di masing-masing nagari, maka akan memberikan dampak positif terhadap pembangunan di nagari itu, makanya harus mendapatkan dukungan penuh dari semua kalangan masyarakat dan pemerintah,” tutupnya. rilis