Gelar Coffee Morning, Bupati Sijunjung Sampai Kemajuan Daerah

190

JURNAL SUMBAR | Sijunjung — Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin menyoroti potensi gas alam di 6 sumur minyak yang dimiliki oleh PT. Rizki Bukit Barisan.

“Pada 22 Juni 2018 lalu, telah keluar ijin plan of development untuk ekploitasi gas tersebut dari Kementerian ESDM,” kata Yuswir Arifin, saat jumpa pers di ruang kerjanya di Muaro Sijunjung, Senin 27 Agustus 2018.

Yuswir menjelaskan dari hasil penelitian sementara potensi gas alam tersebut mampu menghasilkan daya listrik berkisar 900 sampai 1000 megawatt melalui pembangkit listrik tenaga gas (PLTG). Namun sebelum mendirikan PLTG tersebut perlu kesepakatan dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN).

“Potensi listrik yang dihasilkan gas alam tersebut bisa kita jual ke PLN, namun perlu kesepakatan dulu sebelum pendiriannya. Sebagai antisipasi, jangan nantinya setelah didirikan PLN tidak mau beli, pendiriannya kan butuh biaya besar,” jelasnya.

Masih kata Yuswir, gas alam yang ada di 6 sumur tersebut merupakan investasi tambahan dari PT. Rizki Bukit Barisan.

“Sampai saat ini saja sudah Rp900 miliar yang dihabiskan untuk mengeksploitasi gas alam ,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sijunjung, Zefnihan menambahkan gas alam tersebut sampai bisa dimanfaatkan membutuhkan biaya yang sangat besar.

Ini sudah dikaji oleh tim gabungan. “Diperkirakan Rp10 triliun dalam 3 tahun,” tambahnya. Saptarius