Kembangkan Wisata Mandeh, UNP Lakukan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

46

JURNALSUMBAR | Pesisir Selatan – Universitas Negeri Padang (UNP) melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat di Nagari Sungai Nyalo Mudiak Air, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sabtu (11/08/2018).

Rektor UNP Prof Ganefri mengatakan, pihaknya berkomitmen membantu mengembangkan dan mempromosikan destinasi wisata Mandeh.

“Kegiatan yang dilakukan harus terukur, dan dirasakan masyarakat serta ada karya ilmiah yang dihasilkan,” ujarnya.

Menumbuh kesadaran masyarakat, lanjutnya, secara ekonomi akan bergeser ke bidang pariwisata. “Perkembangan teknologi harus kita ajarkan ke masyarakat,” ujarnya.

Bupati Pesisir Selatan H. Hendrajoni mengapresiasi peran UNP yang ikut membantu perkembangan kawasan wisata Mandeh.

“Makanya kita melakukan MoU dengan UNP, karena penelitiannya akan berdampak baik terhadap Pemda, bahkan kita akan siapkan laboratorium pariwisata,” ujarnya.

DR. Siti Fatimah, Ketua Tim Pemberdayaan Masyarakat Kawasan Wisata Mandeh menyebutkan, pertemuan ini sangat banyak manfaatnya secara pendampingan oleh Universitas Negeri Padang.

“Pengabdian banyak dilakukan di Pesisir Selatan, kalau dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di Sumatera Barat, dan itu tidak terlepas dengan respon dari Bupati,” tegasnya.

“Penilitian akan menjadikan produk yang bermanfaat bagi masyarakat, dan menjadi karya bagi kami,” jelasnya.

Ada 6 penelitian yang akan dilakukan, yaitu energi terbarukan, abrasi, menjahit, sablon, pemberdayaan sekolah Adiwiyata, kearifan lokal seni dan budaya. “Pelatihan tidak menghancurkan karang, dan kita sebar beberapa ahli di sini,” ujar Fatimah.

Ketua LP2M Prof Rudinal menambahkan, sinergi dengan Pemkab bisa menghasilkan multi dampak yang di masa akan datang.

Pada pembukaan penelitian dan pengabdian masyarakat itu juga dihadiri oleh Penggagas Wisata Mandeh, Andrinof Chaniago sekaligus memberi konsep pariwisata, kepala OPD, para Dekan Universitas Negeri Padang, Ketua TP. PKK Lisda Hendrajoni, Camat, Wali Nagari dan masyarakat setempat. (Rega)