Perwira Tinggi TNI Polri Berdarah Minang Dukung MDN-G Summit dan Festival Minangkabau 2018

281
Pengurus MDN-G silaturahmi dengan Wakasau Weiko Sofyan di Mabes TNI AU di Cilangkap, Jakarta. Ist.

JURNAL SUMBAR | Jakarta – Minang Diaspora Network Global (MDN-G) Summit dan Festival Minangkabau 2018 di Deakin University Melboure akhir Septembar mendatang didukung banyak tokoh Minang. Dukungan kali ini datang dari seorang tokoh militer/TNI berdarah Minang, yaitu Marsekal Madya TNI Wieko Sofyan yang saat ini menjabat Wakil Kepala Staf Angkatan Udara.

Seperti diketahui, pria kelahiran Jakarta 4 April 1964 ini merupakan orang nomor dua di Markas Besar TNI Angkatan Udara di Cilangkap. Posisi Wakasau sebelum dipegang Wieko Sofyan pernah dijabat Marsekal Madya TNI Purn Boy Syahril Qomar yang juga putra minang, kelahiran Cirebon 26 Maret 1956.

Pertemuan Pengurus MDN-G dengan Marsekal Madya TNI Wieko Sofyan berlangsung, Kamis, 23 Agustus 2018 di Mabes TNI AU di Cilangkap. MDN-G diwakili Burmalis Ilyas selaku Direktur Eksekutif MDN-G dan Maskur Chaniago Datuk Parpatih Nan Sabatang (Deputy Presiden MDN-G).

Dikesempatan itu Pengurus MDN-G menyampaikan undangan MDN-G Summit and Minangkabau Festival (Pertemuan Perantau Minang Sedunia dan Festival Minangkabau) yang akan dilaksanakan tanggal 29 – 30 September 2018 di Deakin University Melbourne Australia kepada Wakasau Wieko Syofian.

Direktur Eksekutif MDN-G Burmalis Ilyas menjelaskan tujuan dari MDN-G Summit dan Festival Minangkabau ini, yakni merumuskan program-program kerja MDN-G yang akan dalam pertemuan tersebut.

“Kegiatan ini merupakan kerjasama antara MDN-G dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Minang Saiyo Melbourne (MSM) Australia yang dipimpin oleh DR. Muhammad Abduh,” ujar Burmalis

Lebih lanjut Burmalis mengungkapkan bahwa MDN-G Summit akan diisi dengan seminar-seminar tentang adat dan budaya minangkabau, pendidikan dan Investasi serta potensi pariwisata Sumbar dan Festival Minangkabau yang menghadirkan Seni Budaya Minang melalui teater Siti Nurbaya dan Fashion Show yang menampilkan hasil karya bernuansa minangkabau.

“Kami sangat mengharapkan kehadiran Bapak Marsekal Madya Wieko Sofyan, walaupun beliau belum bisa memastikan kehadirannya. Namun secara prinsip beliau sangat mendukung Jaringan/Networking Perantau Minang Dunia ini. Beliau berharap agar jaringan ini bisa bertahan dan berkelanjutan kedepannya dengan program-program dan kegiatan-kegiatan yang saling memperkuat perantau Minang yang ada di seluruh dunia dan berkontribusi positif terhadap pembangunan di Sumatera Barat,” jelas Burma.

Menurut pengakuan Marsekal Madya Wieko Sofyan sebagaimana yang disampaikan Burmalis, bahwa mantan Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara itu pernah bertugas di Melbourne sebagai Atase Udara di Den Haag Belanda, Atase Pertahanan di Canberra Australia. Wieko Sofyan merupakan putra Minang yang lahir dan besar di Jakarta namun sangat mencintai Ranah Minang sebagai asal usul keluarganya.

Wieko Sofyan menyampaikan salam kepada semua peserta MDN-G Summit dan Festival Minang Melboune Australia dan berharap agar acara bisa berjalam dengan sukses.

Dihari yang sama pengurus MDN juga bersilaturrahmi dengan Laksamana Pertama (Laksma) Muharam Ibrahim yang baru saja menduduki jabatan PATI SAHLI KASAL (Perwira Tinggi Staf Ahli Kepala Staf Angkatan Laut).

“Pak Muharam Ibrahim berpesan agar MDN-G tidak terlibat dalam politik praktis dan hanya menjadi alat kepentingan kelompok tertentu, karena akan merusak persatuan masyarakat Minang. Pak Muharam Ibrahim juga mendoakan agar pertemuan perantau Minang sedunia tersebut dapat berjalan dengan lancar dan sukses,” ucap Burma.

Beberapa minggu sebelum audiensi ini, pengurus MDN-G diwakili Burmalis Ilyas juga bersilaturrahmi kepada tokoh-tokoh minang lainnya seperti Komjen Pol (Purn) Drs. Ahwil Luthan, SH, MBA, MM, Gubernur PTIK tahun 1998-2000, Inspektur Pengawasan Umum Polri dan Kepala BNN. Beliau pernah menjabat sebagai Duta Besar RI untuk Meksiko merangkap Panama, Honduras, dan Costa Rica.

Selanjutnya silaturahmi juga dilakukan dengan Irjen Pol (Purn) Drs. Syafrizal Ahiar, SH, MM yang saat ini menjabat Komisaris PT. Asuransi Sosial Bersenjata RI (ASABRI).

Kemudian bersilaturahmi dengan Mayor Jenderal TNI Irwan Zaini, pernah menjabat sebagai ASLOG KASAD (Asisten Logistik Kepala Staf Angkatan Darat) dan saat ini menjabat sebagai PANGDAM II Sriwijaya. Irwan merupakan putra Minang kelahiran Padang, 10 Juni 1963. Menariknya orang nomor dua yang menjabat di Makodam II Sriwijaya juga orang minang yakni Brigjen TNI Syafrial, PSC, M.Tr (Han) selaku Kasdam mulai tanggal 13 Mei 2018. Beliau lahir di Padang, 18 September 1967 dan merupakan lulusan Akmil tahun 1990.

Silaturahmi juga dilakukan dengan putra Minang Bapak Brigjen TNI Rodon Pedrason yang menjabat sebagai Kepala STIN (Kepala Sekolah Tinggi Intelijen Negara), Rodon Pedrason merupakan pengajar di Universitas Pertahanan Indonesia dan lulusan program PhD di Ruprecht-Karls-Universität, Heidelberg, Jerman.

Kemudian silaturahmi juga pernah dilakukan dengan Marsekal Muda TNI (Purn) Drs. Chairul Akbar, SH, putra Minang asal Padang Pariaman dan aktif dalam kepengurusan organisasi Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) sebagai wakil ketua dewan pembina. Beliau pernah menjabat sebagai Sekretaris Utama BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme).

Selanjutnya silaturahmi juga permah dilakukan dengan Mayor Jenderal TNI Markoni, SH, MH sebagai Kababinkum TNI. Sebelumnya beliau menjabat sebagai Direktur Hukum Angkatan Darat (Dirkumad), bertempat di Mabes TNI, Cilangkap.

Saat ini putra Minang terbaik lainnya adalah Brigadir Jenderal TNI Achmad Daniel Chardin yang menjabat sebagai Kasdam Iskandar Muda mulai 10 Oktober 2016. Ia pernah menjabat Wakil Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri TNI AD. Lahir di Ujung Pandang, 04 Maret 1967 dan lulusan Akmil tahun 1990.

Burmalis selaku Pengurus MDN-G mewakili masyarakat dan perantau Minang mendoakan agar tokoh-tokoh yang ditemui tersebut semakin sukses karirnya dan selalu dilindung oleh Allah SWT dalam menjalankan tugas negara. “Pengurus MDN-G bangga menjadi orang Minang melihat banyaknya orang Minang yang sukses di berbagai bidang,” tutupnya. Enye