Shalat Idul Adha, Bupati Sijunjung Ingatkan Masyarakat Tidak Terpancing Isu Negatif

99

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – “Mari kita ambil berbagai hikmah dari Idul Adha tahun ini, tumbuh suburkan semangat pengorbanan, kebersamaan, persaudaraan dan kesederhanaan dalam kehidupan kita sehari hari”, ungkap Bupati Sijunjung, H.Yuswir Arifin pada saat menyampaikan sambutannya sebelum Sholat Idul Adha 1439 H/ 2018 M, di lapangan Prof M.Yamin, SH Muaro Sijunjung, Rabu (22/8/2018).

Sholat Idul Adha yang juga dihadiri oleh Ketua DPRD, Unsur Forkopimda, Ketua Pengadilan Negeri Muaro, Ketua Pengadilan Agama Sijunjung, Sekdakab, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, Kepala OPD, Organisasi Wanita lainnya dan dihadiri oleh ribuan masyarakat di Ibu Koto Muaro Sijunjung ini, Bupati Yuswir juga menyampaikan atas nama pemerintah daerah, pribadi dan keluarga mengucapan “Selamat Hari Raya Idul Adha 1439 H” kepada semua yang hadir. “Minal Aidin Walfaizin”, mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya.

Dikesempatan itu, Bupati Yuswir juga menyampaikan kepada masyarakat Kabupaten Sijunjung umumnya tentang perkembangan politik tahun 2018 dan 2019, bahwa akan disibukkan dengan berbagai bentuk pesta demokrasi yang akan mengalami perkembangan situasi dan kondisi politik yang tinggi. “Kami menghimbau masyarakat Kabupaten Sijunjung untuk mampu melihat situasi dan kondisi ini, dengan selalu terciptanya suasana kantibmas yang kondusif dan tidak terpancing dengan isu isu yang negatif dan dapat merusak stabilitas dan keamanan daerah kita,” katanya.

“Serta dilihat dari teknologi yang canggih sekarang ini, banyak nya terdapat konten pornografi yang merusak akhlak dan moral, dan didalamnya ada berita bersifat hoax atau bohong. Postingan foto foto dapat memacu tindakan kriminal penculikan terhadap anak yang hanya mengenal lewat media sosial, ganja, pil ekstasi, sabu sabu, lem dan narkoba jenis lainnya, untuk itu kepada orang tua, mari kita waspada terhadap anak dan generasi agar tidak terjerumus menggunakan barang barang haram tersebut,” sambungnya.

Dikesempatan itu Bupati Yuswir juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga kerukunan hidup antar umat beragama dan umat se agama yang berkaitan dengan aliran aliran keagamaan yang berkembang ditengah tengah masyarakat, yang berkemungkinan akan menimbulkan berbagai macam kekacauan, keresahan dan kerawanan sosial antar sesama kita.

“Semoga dengan momentum hari raya Idul Adha 1439 H / 2018 M, dapat menjadikan kita semua kembali sebagai manusia yang fitrah, dan menemukan kembali makna kemanusiaan yang universal, sehingga dapat mewujudkan kepribadian muslim yang kaffah dan menjadi manusia yang “insanul Kamil” dengan selalu mengalami peningkatan Iman dan Taqwa kepada Allah SWT,” tambahnya.

Ketua PHBI Kabupaten Sijunjung, Zefnihan AP. M.Si menyampaikan dalam laporannya bahwa pada Hari Raya Idul Adha 1439 H/ 2018 M ini jumlah Qurban di Ibu Kota Kabupaten Sijunjung sebnyak 103 ekor yang diantaranya, 89 Sapi dan 13 Kambing serta 1 ekor Kerbau.

Diantaranya, masjid Alfurqan 13 ekor sapi, Masjid Istiqomah 6 ekor sapi, calau 4 sapi, I kerbau dan 3 kambing, Irsyaddunnas, 5 ekor sapi, Masjid Taqwa 4 ekor sapi, Pulau berambai 6 ekor sapi, Masjid Annur 11 sapi dan 1 kambing, Masjid Nurul Hidayah,9 sapi dan 3 ekor kambing, Masjid Istiqlal 8 sapi dan 2 ekor kambing, Nurul Ikhsan, 4 ekor sapi, Baitul Makmur, 5 sapi dan 1 kambing, Kemenag 1 sapi, Tobek antu, 2 sapi dan 3 kambing, Asmaul Husna, 8 sapi dan Polres 6 ekor sapi.

Bertindak sebagai Khatib pada sholat tersebut, Ketua MUI Kabupaten Sijunjung, H. Hidayatullah, LC.MA, sedangkan Imam dipercayakan kepada anggota DPRD Kabupaten Sijunjung, H. Darmawan, SH. Andri Kampai