Soal Abu Hitam PLTU Sijantang, DPRD Sawahlunto akan Undang Pihak Terkait

68

JURNAL SUMBAR | Sawahlunto – Terkait keresahan warga terhadap abu hitam yang dikeluarkan dari pembakaran PLTU Sijantang, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sawahlunto segera mengundang pihak yang terkait untuk melakukan diskusi.

Menurut Wakil Ketua DPRD Sawahlunto Hasjhonny, bahwa abu yang dikeluarkan dari pembakaran bisa sangat berbahaya terutama bagi kesehatan masyarakat yang berada di sekitar lokasi.

“Mengingat ini akan berdampak buruk bagi warga sekitar, tentu ada langkah-langkah yang tepat dalam mengatasinya atau solusi, sehingga masyarakat tidak dirugikan,” kata Hasjhonny.

Lebih lanjutnya, langkah yang diambil terlebih dahulu akan mengundang pihak perusahaan untuk menyikapi hal tersebut, kemudian mencari solusi agar tidak ada yang dirugikan.

“Hal ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, harus ada solusi yang tepat, sehingga masyarakat tidak resah lagi terhadap abu pembuangan dari perusahaan,” ujar Hasjhonny.

Sebagaimama diketahui, abu dari hasil pembakaran PLTU Sijantang, telah membuat dampak buruk bagi kesehatan warga sekitar, tentunya ada harapan peranan pemerintah bahkan wakil rakyat bisa mencari solusi yang terbaik ataupun dari pihak terkait.

Salah satu warga Jeki (33) mengatakan, hingga saat ini belum ada solusi terbaik dalam mengatasi abu yang dikeluarkan, sehingga ini tentu bisa menganggu kesehatan bahkan pencemaran terhadap lingkungan.

“Kami menginginkan ini bisa secepat mungkin diatasi, mengenai hal langkah-langkah yang diambil, kami serahkan kepada pihak yang terkait,” jelas Jeki.

Dalam hal ini, warga tidak mau ada jatuh korban terlebih dahulu, baru ada solusinya. Tentunya peranan pihak terkait harus serius dan tanggap disetiap laporan masyarakat yang masuk.

“Apa harus ada korban dulu, baru ada solusinya,” ungkap Jeki dalam kekesalannya.

Dalam harapannya, semoga pemerintah bahkan pihak terkait agar segera mungkin mengatasi apa yang menjadi keluhan warga, dengan lambatnya peran aktif pemerintah dalam mengatasi hal tersebut, tentunya ini menjadi citra buruk dalam melayani masyarakat. (anton)