Merugikan, Honorer K2 Pessel Minta Keputusam Men PAN RB Dicabut

135

JURNALSUMBAR | Pesisir Selatan – Sekitar 30 orang perwakilan dari 871 K2 Honorer TK, SD dan SMP Se Pesisir Selatan, Senin (17/9/2018) pukul 09.00 Wib mendatangi Kantor Bupati Pesisir Selatan, menyerukan aspirasinya terkait keputusan KemenPAN-RB RI No. 36 dan 37 tahun 2018.

Sambil membentangkan spanduk bertuliskan maminta Men-PAN
-RB mencabut dan meninjau ulang peraturan Men-PAN-RB No. 36 dan 37 tahun 2018 tentang seleksi CPNS tahun 2018, khususnya untuk honorer K2.

Firmansyah Ketua Forum K2 merupakan K2 yang juga merupakan guru Honorer menyampaikan asipirasinya, bahwa keputusan Kemen-PAN-RB RI No. 36 dan 37 Tahun 2018 tentang seleksi CPNS Tahun 2018 sangat menyudutkan, dan merugikan bagi honorer K.2 di Kabupaten Pesisir Selatan.

“Kita minta Kemen-PAN-RB mencabut dan mengkaji ulang surat keputusan ini,” ucapnya.

Puluhan tahun mengabdi di Negara, sebagai pahlawan tanpa tanda jasa, ikut mendidik generasi muda, jangan ada anak kandung anak tiri. “Kami mempunyai hak yang sama seperti ASN dan PNS lainya,” ujarnya.

“Untuk itu kami berharap Pemda Pessel bisa menyampaikan aspirasi ini agar Kemen-PAN-RB mencabut dan mengkaji ulang, jika perlu menyuratinya,” ujarnya lagi.

“Pengangkatan ASN dan PNS adalah harga mati, tidak bisa ditawar-tawar lagi,” tegasnya.

“Keputusan Kemen PAN RB mengada-ada, abal-abal dan tidak memperhatikan rasa keadilan,” ucapnya lagi.

Bupati Pesisir Selatan H.Hendrajoni yang diwakili Asisten I Gunawan, didampingi OPD terkait, menyambut kedatangan Forum Komunikasi Konorer K.2 Kabupaten Pesisir Selatan dan memahami isi hati para eks Kategori 2 Pemkab Pessel, terkait keluarnya surat Keputusan Kemen PAN RB RI No. 36, 37 Tahun 2018, tentang penerimaan CPNS.

“Kita ikuti sistem berjenjang, dan aspirasi ini akan kita sampaikan ke jenjang yang lebih tinggi, yaitu pusat,” kata Gunawan.

Ditambahkannya, kepada eks Kategori 2 yang berumur 35 ke bawah tetap mengikuti proses yang ada, dan Pemkab Pessel akan membuat surat ke Pemerintah Pusat, bisa menindaklanjuti agar ada kebijakan dari masalah ini.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Selatan tetap akan memperjuangkan sekuat tenaga, terus lah bekerja dan jangan patah semangat,” ujarnya.

Aksi demo siang itu mendapat pengawalan dari pihak Keamanan Polres Pessel dan Satpol PP dan Damkar. (Rega Desfinal)