Amankan Kota Suara, Jajaran Polres Pessel Halau Aksi Massa yang Anarkis

69

JURNALSUMBAR | Pesisir Selatan – Sejumlah massa pendukung bakal calon yang tidak terima calonnya kalah menghadang kotak suara ke Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah ( KPU) Kabupeten Pesisir Selatan. Melihat kondisi itu, petugas dari Dalmas Polres Pessel diterjunkan menghalau massa yang berbuat anarkis.

Menggunakan mobil Watercanon, Korps Sabhara Polres Pessel diterjunkan mengamankan petugas Komisi Pemilihan Umum.

3 orang diduga provokator diamankan unit Opsnal Reskrim Polres Pessel yang juga ikut diterjunkan.

Kapolres Pessel AKBP. Fery Herlambang, SIK, MM menegaskan, kegiatan ini bagian dari simulasi pengamanan Pemilihan Umum Presiden dan Legislatif tahun 2019 di wilayah Hukum Polres Pesisir Selatan. “Sebagai bentuk antisipasi jika terjadi kerusuhan pada Pemilu tahun 2019,” terangnya.

“Kita kerahkan 3/4 kekuatan Personil Polres pada Pemilu Tahun 2019, untuk ditempatkan di TPS yang tersebar di 15 Kecamatan dan 182 Nagari,” ujar Fery.

Untuk penempatan serpas anggota pada pemilu tahun 2019 di mulai tanggal 23 September hingga usai Pemilu Tahun 2019, dengan melibatkan BKO dari personil Polda Sumbar sebanyak 700 anggota.

Untuk itu Kapolres berharap kepada seluruh masyarakat, partai politik dan stake holder yang ada di Kabupaten Pesisir Selatan ikut sama-sama menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan pada pemilu tahun 2019 di Kabupaten Pesisir Selatan.

“Jangan muda terprovokasi dengan berita hoax yang sifatnya mengadu domba kita semua,” harap Kapolres.

“Polres Pessel siap amakan pemilu tahun 2019 di Kabupaten Pessel,” tegasnya.

Bupati Pessel H.Hendrajoni sangat mengapresiasi simulasi pengamanan pemilu yang digelar oleh jajaran Polres Pessel hari ini. Hal ini cukup penting dalam mengantisipasi ganguan kamtibnas pada Pemilu Tahun 2019.

“Pemkab Pessel siap mendukung kamtibnas bersama pihak kepolisian dan istansi terkait lainnya,” tegas Hendrajoni.

Kabag Ops Polres Pessel Kompol Mirza Herwanto menambahkan, untuk latihan kali ini kita libatkan 200 personil, terdiri dari dalmas inti dan kerangka, serta satu unit mobil watercanon.

Acara simulasi penanganan pengamanan pemilu tahun 2019, dihadiri Bupati Pessel H. Hendrajoni, pimpinan Forkompimda Pessel, kepala OPD, Kabag, Kasat dan Kapolsek. (Rega Desfinal)