Datuk Febby: Pendidikan Karakter Keluarga Penting Membangun Nagari

67

JURNAL SUMBAR | Padang – Pendidikan karakter keluarga sangat penting dalam menciptakan generasi penerus bangsa. Dengan pendidikan karakter, diharapkan memberikan pengaruh positif pada generasi penerus.

“Sejatinya pendidikan dimulai dari keluarga, sebelum memulai dari pendidikan formal. Sebab juga, tidak ada orang yang tidak dilahirkan dari keluarga. Makanya segala hal positif harus dilahirkan dari keluarga,” kata Staf Ahli Bidang Strategis Mendesa PDTT, H Febby Datuk Bangso, pada Rapat Koordinasi Pendampingan Pelayanan Sosial Dasar, Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD), kemarin.

Dilanjutkan Febby, peran keluarga di Nagari juga sangat penting. Sebab, nagari wilayah terkecil dalam memulai pelayanan sosial. Nagari yang baik adalah nagari yang di dalamnya memiliki keluarga-keluarga yang baik dalam membina generasi penerus.

“Untuk pendidikan keluarga di Nagari, ada beberapa aspek, diantaranya, pendidikan karakter keluarga, sanitasi keluarga, kesehatan keluarga, ekonomi keluarga, pengelolaan sampah keluarga, dan sosial budaya keluarga,” sebut Febby.

Pada kegiatan selama tiga hari itu, Senin-Rabu, 17-19 September 2018, diikuti sekitar 500 lebih kader Posyandu, Polindes, dan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Mereka merupakan salah satu fondasi pelayanan sosial dasar (PSD) di nagari.

“Untuk itu, dia berharap, para pejuang sosial dasar tersebut harus dihadirkan dalam musyawarah terendah yakni pada musyawarah desa atau nagari,” Direktur Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kemendesa PDTT, M Fachri.

Ditambahkan M. Fachri, kegiatan tersebut baru pertama kali diselenggarakan di Indonesia. Sebab itu ia berharap dengan ini aspek pelayanan dasar dapat terpenuhi.

“Peran sangat penting mulai dari musyawarah perencanaan desa.
Jangan harap kita menuju nagari hebat, jika aspek pelayanan dasar tidak terpenuhi,” ungkap M. Fachri, menambahkan. (byr)