Deri Asta – Zohirin Sayuti Resmi Pimpin Sawahlunto

269

JURNAL SUMBAR Padang- Hari ini, pasangan Walikota – Wakil Walikota Sawahlunto, Deri Asta – Zohirin Sayuti resmi menjadi ‘nakhoda’ baru, bagi masyarakat Sawahlunto, seiring dengan pelantikan yang akan dilakukan Gubernur Sumatera Barat, di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Senin (17/9/2018).

Walikota dan wakil Walikota dilantik oleh Gubernur pada pukul 10.30 WIB dengan mengambil sumpah jabatan.

Dengan mengusung visi pemerintahan yang akan mewujudkan Sawahlunto sebagai kota wisata yang kreatif, inovatif, unggul, bermartabat, berkeadilan dan sejahtera, pasangan Deri Asta – Zohirin Sayuti akan lebih memprioritaskan, peningkatkan ekonomi masyarakat, serta tingkat kesehatan masyarakat dan pendidikan.

“Kami melihat pertumbuhan ekonomi masyarakat terus mengalami perlambatan dalam empat tahun terakhir, dan itu sebagian besarnya berada pada sisi usaha ekonomi kerakyatan,” ungkap Walikota Sawahlunto, Deri Asta.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Sawahlunto saat ini berada di posisi 5,71 persen, yang menunjukan aktifitas usaha ekonomi yang kurang berjalan dengan baik. Akibatnya, berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi kota.

Dalam kepemimpinan ke depan, Deri – Zohirin mentargetkan pertumbuhan ekonomi daerah menembus angka 6 persen. Dengan pertumbuhan ekonomi itu, pasangan ini meyakini kesejahteraan masyarakat akan mengalami perbaikan.

Untuk mencapai angka tersebut, langkah awal yang akan dilaksanakan yakni menata kembali usaha ekonomi kerakyatan, membangkitkan potensi ekonomi desa yang menjadi unggulan untuk kemudian dikembangkan dalam bentuk gerakan.

Bibit tanaman gratis bagi petani juga akan diberikan. Tentunya dengan mendata kembali luas lahan, sehingga bibit yang diberikan menjadi tepat sasaran. Disampingi itu, BUMDes dan koperasi didorong untuk ikut berperan serta dalam mendukung pengembangan ekonomi.

Bagi Deri dan Zohirin, untuk mengawali kebangkitan ekonomi masyarakat itu, dibutuhkan analisa terhadap masalah yang dihadapi. Sehingga, pemerintah dapat menghadirkan solusi.

“Jika permasalahannya pemasaran, tentu pemerintah akan membantu akses pasarnya. Jika terkait modal, pemerintah akan menghadirkan akses bagi dunia usaha, khususnya mereka yang punya program coorporate social responsibility (CSR),” ungkapnya.

Kesehatan yang turut menjadi program unggulan, dalam 100 hari pemerintahan, Deri Asta – Zohirin Sayuti mengusung jaminan kesehatan bagi semua warga atau Universal Health Coverage secara gratis.

Program 100 hari kerja lainnya, yang disampaikan ketika kampanye yakni jaminan pelayanan kesehatan gratis, bedah rumah dan pemberian bibit gratis untuk petani. Untuk pemberian bibit gratis.

“Program bibit gratis ini merupakan lanjutan program di masa pemerintahan Walikota Amran Nur yang pernah dilaksanakan, dimana memberikan dampak yang sangat besar bagi masyarakat. Kini kita teruskan lagi,” terangnya.

Sedangkan untuk sektor pendidikan, program beasiswa bagi pelajar berprestasi termasuk berasal dari keluarga tidak mampu, akan menjadi prioritas. Bagi Deri – Zohirin, semua anak di Sawahlunto harus bersekolah dan sampai ke perguruan tinggi, dengan fokus pada pendidikan karakter.

Deri Asta juga akan menyigi kembali visi kota yang dicetuskan 17 tahun lalu, yang tertuang dalam Peraturan Daerah nomor 2 tentang visi menuju Sawahlunto Kota Wisata Tambang Berbudaya 2020, tampaknya belum bisa akan terwujud dalam 2 tahun ke depan.

“Kita harus merevisi lagi perda tentang visi menuju Sawahlunto Kota Wisata Tambang Yang Berbudaya 2020 dan menambah jangkau rentang waktu agar benar-benar bisa diwujudkan,” tambahnya.

Sementara untuk aparatur sipil negara (ASN) Sawahlunto, Deri – Zohirin meminta untuk bekerja dengan baik dan benar, serta dukung program pemerintahan Deri Asta-Zohirin Sayuti. Haikal