Didekatkan dan Dimudahkan, Inovasi Layanan Dukcapil Pessel Manjakan Masyarakat

94

JURNAL SUMBAR | Pesisir Selatan – Salah satu pilar kepemimpinan yang berhasil adalah bagaimana rakyat mendapat pelayanan yang murah, mudah dan praktis.

Menyadari hal itu, Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni mengapresiasi langkah dan upaya yang dilakukan Kepala Dinas Dukcapil Pessel Eva Fauza Yuliasman, SE., M.Si yang menelurkan layanan inovatif.

Cakupan layanan kependudukan yang cukup banyak, selama ini menjadi momok bagi masyarakat, karena disamping sangat ribet dan bertele-tele, waktu dan biaya juga tak bisa diduga.

Manalagi ada calo dan oknum yang menangguk diair keruh, menambah penderitaan warga.

Namun, hari ini, guna mengurai kemacetan segala macam kartu, kartu penduduk, kartu keluarga, surat pindah, dll, tidak ada upaya lain selain memperpendek rentang layanan dan petugas juga mesti jemput bola.

Maka, hari ini sudah hadir 15 unit kantor layanan (UKL) Dukcapil yang ada disetiap kecamatan. Bahkan tidak berhenti disana, layanan juga sudah menyasar hingga kerumah-rumah.

Bahkan, bagi pasangan menikah, pada saat aqad nikah, sang manten, ibaratnya beli satu dapat dua, buku nikah dan kartu keluarga.

Saat itu, jika saban hari Kantor Dukcapil ramai sesak, bahkan saat jam sibuk, suasana layaknya Pasar Sabtu, di Kambang, sesak, berisik dan riuh rendah.

Hari ini, tidak ada lagi teriakan keras petugas memanggil-manggil nama pemohonan ditengah ramai orang berurusan. Kantor Dukcapil sepi. Pelayanan sudah tersebar merata.

Jika anda saksikan ada petugas yang merekam data anda atau famili handaitaulan di rumah sakit, itu juga bagian dari pelayanan Dukcapil.

Tentu, setiap yang dilakukan nilai baik dan buruk selalu beriringan, yang baik akan terus ditingkatkan sementara yang buruk akan diubah menjadi baik, karena begitulah, bahwa pelayanan tanpa inovasi akan seperti sayur hambar karena kurang garam. wendi