Kembangkan Minapadi, Bupati Sutan Riska: Petani Dapat Padi dan Ikan Sekaligus

76

JURNAL SUMBAR | Dharmasraya – Kabupaten Dharmasraya resmi mengembangkan budidaya ikan sistem minapadi. Senin (11/9/18) telah dilakukan tebar perdana budidaya ikan bersama tanaman padi sawah (Minapadi) oleh Bupati Sutan Riska di Bukit Mindawa, Nagari Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya. Kegiatan tersebut menandai pelaksanaan usaha budidaya minapadi di Kabupaten Dharmasraya seluas 10 hektar.

Pelaksanaan budidaya ikan bersama padi itu merupakan bagian dari upaya pemerintahan Bupati Sutan Riska dalam menggairahkan perekonomian daerah. Para petani yang sudah eksis dalam usaha budidaya padi di sawah, kini mereka difasilitasi untuk membudidayakan ikan di sela sela tanaman padi. Dengan demikian para petani diharapkan tidak hanya panen padi tetapi juga panen ikan. Sehingga keuntungan petani akan menjadi berlipat lipat.

“Melalui usaha minapadi, petani tidak hanya dapat padi, kini mereia juga dapat ikan. Padi dapat ikan pun dapat,” kata Bupati Sutan Riska dalam dialog dengan para peserta program minapadi di Bukit Mindawa, Nagari Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung. Bupati yang didampingi Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Welfiadril, Kepala Dinas PUPR Junaedi Yunus, Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Akrial, Kabag Humas Arwenta dan sejumlah pejabat teras Dinas Pangan dan Perikanan itu, lebih jauh mengatakan program minapadi ini bisa sukses dan luasannya terus bertambah.

Program Mnapadi di Kabupaten Dharmasraya ini merupakan buah kerjasama antara Pemkab Dharmasraya dengan Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Sungai Gelam, Jambi. UPT Kementerian Kelautan dan Perikanan itu menjamin pelaksanaan transfer teknologi dengan membantu bibit, pakan, pagar dan biaya pembuatan caren. Sementara Pemkab Dharmasraya bertindak sebagai pembimbing, sekaligus pengawas pelaksanaan transfer teknologi minapadi kepada masyarakat.

Bupati penerima Satya Lencana Pembangunan itu minta agar program pengembangan minapadi tahun depan diperluas dengan sasaran petani yang menggarap sawah di areal irigssi Batanghari. “Tahun ini ada mantenence irigasi batanghari. Akibatnya air irigasi tidak mengalir. Tahun depan dharapkan irigasi lancar, petani bisa melaksanakan program minapadi dengan baik, sepaya pendapatannya juga membaik,” kata Bupati termuda di Indonesia ini. rilis Budi Waluyo