Kemenag RI Tinjau Tiga Lokasi Rencana Pendirian STAIN di Sijunjung

292

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Warga Sijunjung, Propinsi Sumatera Barat, patut berbangga. Pasalnya, di Kabupaten Sijunjung itu, segera berdiri Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN).

Hal itu menyusul dengan adanya peninjauan lokasi rencana pembangunan gedung dan kampus STAIN di daerah Sijunjung pada Sabtu (22/9/2018) oleh Kemenag RI diwakili Kabiro Umum Kemenag RI, Drs. Syafrizal Syofyan Intan Kayo di daerah Kupitan.

Bahkan ada tiga lokasi direncanakan bisa menjadi tempat pembangunan gedung dan kampus STAIN di Sijunjung itu. “Ya, tadi dari Kemenag RI dan Kanwil Kemenag Sumbar datang ke Kupitan dan berdialog dengan warga untuk pembahasan rencana pembangunan kampus STAIN,” ujar Kapolsek IV Nagari, Iptu Taufik,SH yang turut serta mendampingi rombongan Kemenag RI itu.

Pembahasan rencana pembangunan STAIN diawali pembicaraan dan dialog serta peninjauan dan survey kelokasi tanah di Kecamatan Kupitan.

Dalam survey tersebut Kabiro Umum Kemenag RI Drs. Syafrizal Syofyam beserta rombongan dari Humas Kemenag RI dan Kanwil Kemenag Sumbar juga didampingi tokoh masyarakat Sijunjung, seperti Prof. DR Novirman Jamarun, MsC, Hasrul Piliang, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi/KAN Kupitan Hasmizon, SE, M.Si, Kepala Bapppeda Sijunjung Febrizal Ansori, MSi, Kabag Hukum Pemkab Sijunjung Wandri, SH, Ketua LKAAM Kabupaten Sijunjung, H. Epi Radisman Dt Pdk Alam, Pengurus SD IT, Syahril, SH, Dosen STAIN, dan Kemenag Sijunjung Syamsul Arifin juga hadir dalam peninjauan lokasi tersebut.

Tak hanya itu, seperti dilaporkan Kapolsek IV Nagari Iptu Taufik, kegiatan itu juga dihadiri Camat Kupitan Gufrialdi,SH, Ketua MUI Sijunjung Hidayatullah, LC, pemilik tanah ( H. Djamalus, Dt. Rangkayo Mulia, Dt. Mangkudun), Diknas Sijunjung Rahmanudin, S.Pd dan Walinagari Padang Sibusuk dan Walinagari Pamuatan juga turut hadir dalam survey lokasi tersebut.

Kemenag RI diwakili Kepala Biro Umum Dra. Syafrizal Syofyan Intan Kayo yang juga putra asli Sungai Jodi Lubuktarok menyebutkan rencana pendirian perguruan tinggi STAIN. Dari survey lokasi, direncanakan ada di tiga kecamatan tempat pembangunan kampus STAIN di Kabupaten Sijunjung itu.

“Menurut rencana pembicaraan dan survey, tempat pembangunan STAIN di Kecamatan Kupitan, Lubuktarok dan Kecamatan Kamang Baru,” kata kapolsek.

“Sebagai Perguruan Tinggi Islam sebagai penyiar agama ditengah masyarakat tentunya harus ada dukungan dari Pemda Kabupaten Sijunjung dalam status tanah apakah bersertifikat atau hibah. Keinginan mendirikan perguruan tinggi STAIN untuk menunjang Pendidikan Agama. Dimana Perguruan Tinggi yang ada di Kabupaten Sijunjung milik swasta namun kali dialih statusnya menjadi Negeri seperti STIT Pasar Jumat menjadi STAIN. Bahkan kurangnya kepedulian dan lambatnya respon dari Pemda untuk mendirikan PT. STAIN dan penerbitan SK juga menjadi pembicaraan dalam dialog dan peninjauan survey kelokasi,” terang kapolsek melaporkan pada awak media.

Selesai dialog dilanjutkan peninjauan tanah milik masyarakat di Kecamatan Kupitan yang terdapat 3 orang pemilik tanah. Dimana status tanah ada yang sudah bersertifikat dan ada yang belum, hal ini akan disampaikan ke Bupati Sijunjung agar secepatnya dibuat sertifikat serta dalam status tanah untuk dapat dibalik namakan ke Kemenag RI agar dapat secepatnya berdiri PT STAIN di Kabupaten Sijunjung. Saptarius