Kondisi Jalan Kabupaten di Nagari Silongo dan Latang Sijunjung Kritis

590

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Sejumlah ruas jalan kabupaten di Nagari Silongo dan Nagari Latang, Kecamatan Lubuktarok, Kabupaten Sijunjung, Propinsi Sumatera Barat, banyak yang rusak parah dan kritis.

Ruas jalan rusak parah dan kritis siap mengancam korban di dua nagari itu sudah berlangsung lebih dari setahun diperbiarkan begitu saja. Hingga kini belum ada tanda-tanda akan diperbaiki.

“Jika jalan itu tak segera diperbaiki maka akan memperparah kerusakan jalan tersebut. Ini sama sudah darurat transportasi,” kata S. Pado Putieh pemerhati inprastruktur pada awak media, Sabtu (1/9/2018) di Lubuktarok.

Disebutkannya, pemerintah harus segera tanggap atas banyaknya jalan rusak itu. “Bukan saja jalan, sejumlah jembatan di Kecamatan Lubuktarok ini juga banyak yang rusak dan harus diperbaiki dan diganti,” tambah S.Pado Putieh prihatin.

Ia menyebutkan, bagwa jembatan yang rusak parah itu berada di Nagari Latang tempat kampung halaman salah seoramg anggota DPRD Sijunjung dan begitu juga jembatan yang menjadi akses ke Puskesmas Lubuktarok lantainya juga melapuk.

“Itu belum lagi jalan kabupaten yang berada di Nagari Lubuktarok juga harus segera diperbaiki. Tak hanya itu, jembatan batang kurimo yang lebih dari dua tahun mengginakan jembatan belly itu hendaknya juga segera dibangun,” pinta S.Pado Putieh lagi.

Sekretaris PUPR Sijunjung, Syamsurizal Chay, tak menapik banyaknya ruas jalan yang kabupaten yang rusak di Kecamatan Lubuktarok itu. “Kalau jalan di Silongo itu memang sudah darurat dan harus segera ditangani. Semoga dalam ABT 2018 ini disetujui anggaran pembangunan oleh DPRD Sijunjung,” jelas Syamsurizal Chai menjawab awak media belum lama ini.

Terkait pembangunan jembatan batang kurimo, menurut Syamsurizal Chai juga akan segera diperbaiki. “Kita masih menunggu anggaran dari BNPB Pusat, jika tidak juga ada anggaran di BNPB, maka pada tahun 2019 kita gunakan anggaran APBD Sijunjung dan untuk pembangunan jembatan itu anggarannya kita siapkan,” terang Sekretaris PUPR Sijunjung itu. Saptarius