Bangun Infrastruktur, FKS Nagari Lalan Gelar Dialog Tematik dengan Kemensos

53

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Puluhan tokoh masyarakat yang tergabung dalam Forum Keserasian Sosial (FKS) Nagari Lalan, Kecamatan Lubuktarok, Kabupaten Sijunjung, Propinsi Sumatera Barat, menggelar Dialog Tematik membahas pembangunan infrastruktur.

Dialog yang dipimpin Walinagari Lalan, Martonis itu berlangsung pada Selasa (2/10/2018) digedung pertemuan Kantor Nagari Lalan. “Dialog Tematik ini membahas pembangunan yang akan dilaksanakan untuk pembangunan jalan rijid beton yang menghubungankan jalan Batuajung dan Sikaladi,” kata Walinagari Lalan, Martonis.

“Kegiatan ini bantuan dari Kementerian Sosial yang diajukan FKS Kelompok Usaha Bersama Nagari Lalan. Alhamdallah kita dapat bantuan Rp100 juta untuk pembangunan yang diutamakan swadaya,” ucap Walinagari Lalan Martonis dan Sekcam Lubuktarok, Sidi Yanto.

“Karena ini sipatnya swadaya dan untuk kepentingan bersama maka pengerjaannya sistem gotoroyong. Jadi, dalam pengerjaannya murni gotoroyong dan untuk itu ayo kita bangun nagari kita,” ucap Sekcam Lubuktarok, Sidi Yanto.

Selain dihadiri Camat Lubuktarok dan Forkopincam Lubuktarok dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sijunjung,Drs Amatullah, kegiatan Dialog Tematik FKS Nagari Lalan tersebut juga dihadiri Kementerian Sosial (Kemensos) RI diwakili Kasi Sosial Dinas Sosial Propinsi Sumbar, Drs. Burhanuddin.

Menurut Burhannudin, bantuan Kementerian Sosial yang diperuntukan untuk pembangunan jalan lingkung. Total bantuan Rp150 juta, sedangkan untuk pembangunan fisik jalan Rp100 juta, sisanya untuk pembangun tugu dan administrasi lainnya.

“Bantuan itu sipatnya hanya ransangan, dengan adanya ransangan bisa menggugah hati kita membantu dalam bentuk sosial, bantuan ransum, tenaga, material dan lainnya. Ini adalah kepercayaan dari pemerintah,” ucap Burhanduddin.

Disebutkan Burhannudin, untuk tahun 2018 ini, hanya 22 propinsi yang dapat bantuan dan satu Propinsi Sumbar dan di Sumbar ada 4 kabupaten dan salah satunya Kabupaten Sijunjung yang diperuntukan untuk Nagari Lalan dan Muarobodi.

“Yang dapat bantuan ada aturan tertentu, terutama daerah komplik, atau objek masyarakat tidak puas, seperti jalan yang belum memadai. Bantuan itu bukan pula soal karena kisruh,” jelas Kementerian Sosial RI itu memaparkan dalam Dialog Tematik FKS Nagari Lalan itu.

Ketua FKS Nagari Lalan, Rudi Hartono dan Bendahara FKS Nagari Lalan, Budi Satria, mengaku bangga dan berterimakasih atas perjuangan mereka yang berhasil mendapar bantuan dari Kemensos RI. “Insya Alloh amanah ini akan kami jalankan untuk membangun Nagari Lalan terkhusus untuk pembangunan jalan rijid Batuajung-Sikaladi,” ucap Rudi Hartono diamini Budi Satria. saptarius