24 Mahasiswa UNP Ikuti Program Seateacher dan Seatvet di Asia Tenggara

86

JURNAL SUMBAR | Padang — Sebanyak 24 mahasiswa Universitas Negeri Padang dari berbagai fakultas mengikuti program pertukaran mahasiswa Seateacher dan Seatvet di dua negara Asean yakni Pilipina dan Tailand. Selama 1 bulan mendatang, para mahasiswa akan melakukan kegiatan prakter mengajar (Seateacher) dan pengalaman magang (Seatvet) serta pertukaran budaya.

Rektor UNP, Prof Ganefri diwakili Wakil Rektor 4, Prof Syahrial Bakhtiar mengatakan pengiriman mahasiswa UNP melalui program Seateacher dan Seatvet ke negara-negara Asia Tenggara sudah memasuki tahun ketiga. ”

“Tahun lalu, sebanyak 16 mahasiswa UNP yang lewat seleksi program Seateacher dan Seatvet dikirim ke Tailand dan Pilipina,” kata Prof Syahrial Bakhtiar usai melepas kebarangkatan mahasiswa UNP itu di ruang kerjanya, Gedung Rektora UNP, lt 4, Kampus Air Tawar, Jln Prof Hamka, Kamis (3/1/2019).

Program pertukaran mahasiswa ini menurut Prof Syahrial dilaksanakan setelah adanya penandatanganan kerjasama antar UNP dengan SEAMEO (South East Asia Ministers of Education Organization) sebagai organisasi yang mempromosikan kerja sama di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan, dan budaya di Asia Tenggara. Kerjasama pertukaran mahasiswa itu direalisasikan dengan mengirim mahasiswa selama satu bulan di berbagai universitas di Asia Tenggara. Oleh karena itu, tidak hanya mahasiswa UNP yang dikirim ke universitas di Asia Tenggara namun UNP juga menerima mahasiswa.

Syahrial Bakhtiar menuturkan, lewat program pertukaran mahasiswa ini diharapkan para mahasiswa UNP nantinya memiliki pengetahuan dan wawasan global mengenai perkembangan pendidikan dan pengajaran serta bagi mahasiswa non kependidikan memiliki pengalaman magang serta pengenalan budaya.

Dihadapan para mahasiswa yang akan berangkat dalam progaram Seateacher dan Seatvet, Syahrial Bakhtiar mengatakan selama menempuh pendidikan di Pilipina dan Tailand mereka akan memasuki pergaulan internasional yang nantinya akan berdampak positif dalam pergaulan antara bangsa.

Syahrial Bakhtiar meminta mahasiswa UNP bisa memanfaatkan waktu sebaik mungkin selama mengikuti program pertukaran.” Anda mesti memaksimalkan kesempatan yang ada tidak hanya melaksanakan misi program pertukaran mahasiswa saja, tapi juga belajar bagaimana situasi dan kondisi yang ada di negara tujuan, sehingga berguna untuk kehidupan anda dimasa mendatang,” ujar Syahrial Bakhtiar.

Jaka Satria Warman, salah satu mahasiswa yang dikirim ke VRU Valaya Alongkom Rajabhat University dalam pamitan mengaku tidak menyangka bisa ikut program ini karena kekuatiran pendanaan. Meski begitu, mahasiswa Sastra Ingris Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) tetap bersikukuh. Bahkan ia akhirnya mendapat kemudahan.

“Saya berterimakasih kepada pihak Internasional Office UNP yang menyemangati saya,” kata Jaka.

Diluar kegiatan akademik, kata Kepala UPT Internasional Office UNP, Ananda Putra, PhD, mahaisswa akan mengikuti kegiatan city tour dan ajang pengenalan budaya. “Para mahasiswa UNP bisa mendapat pengalaman akademik dan terjalin persahabatan dengan mahasiswa Tailand, Bahkan dari program Seateacher dan Seatvet ada diantara mereka yang sudah bekerja di Srilangka,” imbuhnya (Humas UNP/Agusmardi)