Pusat Studi Manajemen Dan Kewirausahaan Fak. Ekonomi Unitas Adakan Pelatihan Pelaporan Keuangan Pos Pemberdayaan Keluarga.

144

Jurnal Sumbar | Padang – Beberapa waktu yang lalu tepatnya pada tanggal 20 Desember 2018 Pusat Studi Manajemen Kewirausahaan FE-Unitas Padang menyelenggarakan kegiatan Coaching Clinic Penguatan Kelembagaan, Administrasi Dan Pelaporan Keuangan Pos Pemberdayaan Keluarga.

Pada acara tersebut Kepala Pusat studi PSMK Ibu Lenni Hasan,SE,MM dalam sambutannya menyampaiakan, Adapun tujuan umum dari kegiatan workshop ini adalah untuk memberikan penguatan kapasitas (hard skill dan soft skill) kepada pelaku PODAYA dalam menumbuh kembangkan POSDAYA guna memberdayakan fungsi-fungsi keluarga untuk hidup layak dan sejahtera dengan memberikan penguatan Kelembagaan, Administrasi Dan Pelaporan Keungan Pos Pemberdayaan Keluarga.

Peserta pada kegiatan ini adalah Posdaya Tarusan Jaya Jorong Rimbo Karanggo, Nagari sintuk, Kec. Sintoga Kab. Padang Pariaman, Posdaya Timbo Abu Nagari Kajay Kec. Talamau Kab. Pasaman Barat, Posdaya Bungo Rampai Nagari Aia Manggis Kec. Lubuk sikaping Kab. Pasaman, Posdaya Berkah Jorong PSB Nagari Gadut Kec. Tilatang Kamang Kab. Agam, Posdaya Cahaya Sehati Nagari Sungai Jambur Kec. IX Sei. Lasi Kab. Solok, dan Posdaya Tigo Koto Dibaruah Kelurahan Tigo Koto Dibaruah Kec. Payakumbuh Utara Kota Payakumbuh.

Kegiatan Ini terselenggara atas kerjasama LKKS Prov.Sumatera Barat dan PSMK FE-Unitas Padang. Bapak Sepris Yonaldi, SE, MM sebagai Dekan FE Unitas Padang menyampaikan, bahwa Universitas Tamansiswa Padang semenjak tahun 2010 telah bekerja sama dengan Yayasan Dana Sejahtera Mandiri (Damandiri) dalam menggerakkan program POSDAYA di Provinsi Sumatera Barat.

Berlanjut pada tahun 2012 Gubernur Sumatera Barat juga ikut berkomitmen menggiatkan kegiatan POSDAYA di 18 Kabupaten KotaSumatera Barat dengan ditandai dengan MOU Antara Provinsi Sumatera Barat (LKKS), beberapa Pergutuan Tinggi dan Pemerintah Daerah kabupaten Kota. Hingga saat ini telah tumbuh dan berkembang lebih kurang 1000 POSDAYA di seluruh daerah Sumatera Barat yang mampu memberdayakan fungsi- fungsi keluarga untuk hidup layak dan sejahtera dari sisik ekonomi, social, agama dan lingkungan.

Acara tersebut juga juga di hadiri oleh Bapak Drs Parlagutan Nasution Ketua Harian LKKS Prov.Sumbar juga menyampaikan, bahwa Hasil Identifikasi memperlihatkan bahwa program pemberdayaan masyarakat miskin berbasis keluarga dalam aspek sosial, ekonomi dan lingkungan masih menghadapi beberapa masalah dalam pelaksanaannya. Permasalahan tersebut adalah antara lain: kelembagaan kelompombelum terorganisir dengan baik, sehingga pengelolaan organisasi belum berjalan dengan semestinya, administrasi belum memenuhi standar yang baik hal ini terlihat dari pencatatan pembukuan keuangan dan pelaporan keuangan yang belum dilakukan dan didokumntasikan dengan semestinya.

Dengan permasalahan tersebut diatas kami LKKS Prov. Sumbar berkerjasama dengan Fakultas Ekonomi Universitas Tamansiswa sebagai institusi akademik untuk ikut terlibat dalam menumbuhkembangkan POSDAYA sebagai bagian dari kegiatan Tridharma Perguruang Tingginya. (ES)