Dasawisma Taratak Bukik Lalan Lubuktarok Wakili Sijunjung ke Tingkat Provinsi

178

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Waw, masuk nominasi Dasawisma berprestasi tingkat provinsi, Kelompok Dasawisma Taratak Bukik, Nagari Lalan Kecamatan Lubuktarok mewakili Kabupaten Sijunjung ke tingkat Provinsi Sumatera Barat.

Dasawisma tersebut dikunjungi dan dinilai oleh tim penilai Provinsi Sumatera Barat, Selasa (19/2/2019).

Hadir Kesempatan itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Sijunjung Ny.En Yuswir Arifin, Kepala OPD terkait, Camat Lubuktarok, Hamdan, para Walinagari se-Kecamatan Lubuktarok, kader PKK kabupaten, kecamatan dan Nagari beserta masyarakat Nagari Lalan juga hadir.

Tim penilai tersebut dipimpin Ny. Wartawati Nasrul Abit, Ia mengatakan maksud kedatangan mereka untuk melakukan kunjungan lapangan yang merupakan penilaian akhir dari nominasi Dasawisma terbaik tingkat Provinsi.

” Setelah ini akan ditentukan terbaik I,II, III dan harapan dari 6 nominasi Dasawisma berprestasi tingkat Provinsi Tahun 2019″ tambahnya.

Untuk kita ketahui bersama, Dasawisma merupakan ujung tombak keberhasilan Gerakan PKK, apabila keberadaan dasawismanya tumpul atau tidak aktif maka program-program PKK tidak berjalan maksimal, terangnya.

Ia juga mengapresiasi kepada kader Dasawisma yang telah bekerja secara ikhlas tanpa mengharapkan imblan dan balas jasa dari siapapun.

Bupati Sijunjung diwakili staf ahli bupati, Syarial mengucapkan selamat kepada Dasawisma Taratak Bukik atas prestasi yang dicapainya.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sijunjung memberikan apresiasi terhadap prestasi yang telah dicapai Dasawisma Taratak Bukik Nagari Lalan Kecataman Lubuktarok,” ungkapnya.

Kemudian, sebagai kader Dasawisma mempunyai tugas untuk memotivasi masyarakat dalam meningkatkan pendidikan dan pengetahuan serta hidup sehat dan dapat meningkatkan pendapatan keluarga.

Ia berharap Dasawisma yang mendapatkan penghargaan kali ini dapat memotivasi bagi kader-kader lainnya.

Dalam Ekspos yang disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Nagari Lalan, Ny. Jahirma Martonis menerangkan terdapat 30 Kelompok Dasawisma di Nagari Lalan.

Sebagai Dasawisma yang mewakili Kabupaten Sijunjung, Dasawisma Taratak Bukik telah memiliki inovasi diantaranya melakukan pembinaan budidaya jamur, mengajak masyarakat memanfaatkan lahan kosong untuk menambah pendapatan keluarga seperti menanam pitulo, timun, kangkung, toga dan bayam.

Kemudian, mengembangkan usaha budidaya madu lebah serta memberikan pelatihan kepada kelompok Dasawisma dalam pembenahan catatan Dasawisma, ujarnya. (Dicko/saptarius)