Batang Siriau Saksi Bisu, Gila, Lelaki Separoh Baya Itu Nekad Cabuli 3 Anak Dibawah Umur

174

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Biadab! Agaknya itu sumpah serapah keluarga korban pencabulan anak yang dilakukan seorang lelaki separoh baya sebut saja Bejat, 40 tahun (bukan nama sebenarnya) di Jorong Koto Lamo Utara Nagari Tamparungo, Kecamatan Sumpurkudus, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat.

Peristiwa cabul itu dilakukan Bejat terhadap bocah ingusan terjadi kisaran pada bulan Februari dan 9 Maret lalu. Ketiga korban pencabulan itu sebut saja Bunga, 11 tahun, Mawar 9 tahun dan Melatih 9 tahun.

Konon, Bejat yang bekerja serabutan itu sudah lama menderita sakit di kakinya yang kabarnya membusuk. Meski begitu tak menghambat langkahnya untuk berpergian.

Kisahnya, pada kisaran bulan Februari 2019, ia memancing di Batang Siriau. Disaat ia memancing, entah setan apa dalam benaknya ia melihat Bunga lewat dan minta tolong dilepaskan pancing yang tersangkut. Tanpa menaruh curiga Bunga pun mau saja membantu Bejat.

Sebelum masuk Batang Siriau itu, Bejat minta pada Bunga untuk melepas celana dalamnya agar tidak basah. Singkat cerita, Bunga pun keluar dari sungai dan minta celananya pada Bejat. Tragisnya, Bejat justeru menarik Bunga dan langsung memegang maaf “anu” Bunga.

Tak ayal Bunga pun meronta dan berhasil kabur setelah sempat diperlakukan tidak senonoh oleh si Bejat.

Bukan hanya Bunga, tapi Mawar dan Melati juga jadi korban pencabulan Bejat di waktu dan tempat berbeda. Hanya saja pada Mawar dan Melati dikabarkan Bejat hanya berhasi memegang bokong korban.

Untung saja si Melati sempat meronta dan berteriak, sehingga korban berhasil kabur. Ketiga bocah ingusan itu pun menceritakan pada peristiwa perbuatan Bejat kepada keluarganya. Bak disambar gledek, orangtua bejat menyampaikan peristiwa tersebut ke warga lainnya dan mereka pun melapor ke polisi.

Walinagari Tamparungo , Muslim pun tak menapik peristiwa di Batang Siriau tersebut. “Memang benar kejadiannya, namun saya tak tahu persis gimana ceritanya. Tapi tersangka sudah dibawa ke Polres Sijunjung beberapa minggu lalu dan yang tahu persis ceritanya Kepala Jorong Koto Lamo Utara Engkas Tonik,” jawab Muslim kepada awak media Jumat (22/3/2019) malam via telepon selularnya.

Terkait hal itu Kapolsek Sumpurkudus Iptu Mulyadi, SH tak mau komentar, ia malah langsung merejet ponselnya. “Maaf saya lagi ada acara,” ucap kepada awak media Jumat (22/3/2019) malam. saptarius