Ruas Jalan Propinsi di Sijunjung Rusak Parah, Ini Kata UPTD PUPR Propinsi

198

JURNAL SUMBAR| Sijunjung – Kondisi ruas jalan propinsi dan negara di sejumlah titik di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat kian rusak parah dan kritis. Bahkan ruas jalan propinsi di Km Bukik Gambok Muaro menuju Tanjung Ampalu kondisinya kian parah dan berlobang. Kondisi jalan rusak itu sudah sejak lama berlangsung dibiarkan begitu saja.

Belum lagi ruas jalan propinsi yang terletak Tapian Lincir Sijinjung. Begitu juga kondisi jalan propinsi di bawa Hotel Bukik Gadang Muaro Sijunjung juga mengalami rusak berat dan amblas.

Tak hanya itu, kondisi ruas jalan lintas sumatera (Jalinsum) juga banyak mengalami rusak parah dan terban. Misalnya saja ruas jalan mulai dari Batuak Sibisir hingga Kiliranjao juga mengalami rusak. Begitu juga ruas jalan negara di Sungai Tambang juga banyak yang rusak.

Kondisi jalan rusak di Sijunjung ini sudah berlangsung cukup lama. “Padahal ada sebanyak lima orang wakil rakyat Sijunjung yang duduk di DPRD Propinsi. Apakah perbaikan harus menunggu anggota DPRD yang baru dulu untuk memperjuangkan kondisi jalan yang sudah tingkat akut itu,” ujar Boy salah seorang tokoh masyarakat Sijunjung pada awak media, Selasa (5/3/3/2019).

“Meski ada yang diperbaiki, sayangnya kwalitas pengerjaan jalan tak memadai. Sampai kapan kondisi jalan di Sijunjung seperti ini,” tambah aktivis 1998 itu.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas PUPR Sijunjung, Ir Budi Syafarman, mengaku telah memberikan laporan pada pihak PUPR Propinsi. “Hal itu sudah kita sampaikan pada PUPR Propinsi,” ucap Budi menjawab awak media, Selasa (5/3/2019).

Sayangnya, pihak UPTD Dinas PUPR Binar Marga Sumbar di Sijunjung, justeru mengaku pengerjaan jalan propinsi di Sijunjung sudah optimal dan dikerjakan secara rutin.

“Tahun ini yang ditingkatkan hanya ruas jalan dari Simancung menuju Koto VII. Kalau soal jalan yang terban dibawa Hotel Bukik Gadang itu sedang dalam pembahasan bahkan Kadis PUPR Sijunjung juga hadir dalam pembahasan ketika itu,” ucap Yanti salah seorang mengaku staf UPTD.

“Kalau kepala UPTD masih baru dan sekarang sedang berada di Padang,”ujarnya enggan untuk memberi nomor telepon yang bisa menghubungi kepala UPTD. Meski jawaban tak memuaskan, namun staf tersebut mengaku pekrjaan cuma pengerjaan rutin. “Bukan Sijunjung saja jalan yang diperbaiki masih banyak lagi jalan di Sumbar ini perlu perbaikan,” jelasnya. saptarius