Selesai Dibangun, SPAM Senilai Rp20,5 Miliar di Payakumbuh Diujicoba

109

JURNAL SUMBAR | Payakumbuh – Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang terdiri dari Water Treatment Plant (WTP) dan Intake di Kelurahan Tanjung Pauh, Payakumbuh Barat, sudah selesai dikerjakan.

Menuju peresmian dan operasionalnya, Pemko Payakumbuh saat ini sedang menjalani tahap uji coba terlebih dahulu.

“Iya, sekarang lagi komisioning. Semua sistem diuji coba dan dicek satu persatu, biar bisa dipastikan alat alat sudah siap bekerja,” ujar Walikota Payakumbuh Riza Falepi, Jumat (1/3).

Dalam istilah teknik, komisioning dikenal sebagai pengujian operasional suatu pekerjaan baik secara nyata maupun simulasi untuk memastikan bahwa pekerjaan tersebut telah dilaksanakan dan memenuhi semua peraturan yang berlaku, regulasi, kode, dan sesuai standar yang telah ditetapkan.

“Komisioning dilakukan setelah pelaksana kerja menyelesaikan pekerjaannya dan bersiap menuju pengoperasian,” tutur Riza yang merupakan Magister Teknik ITB itu.

Riza berharap, pembangunan SPAM senilai Rp 20,5 Milyar itu, nantinya bisa beroperasi dengan baik sehingga menjadi solusi untuk mengatasi persoalan kekurangan pasokan air di Payakumbuh.

“Kebutuhan air bersih semakin meningkat sementara kapasitas produksi PDAM kita tidak memadai. Semoga dengan beroperasinya WTP ini problem tersebut dapat teratasi,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Payakumbuh Muslim menyampaikan, komisioning sudah dilakukan sejak Senin lalu (25/2).
“Setelah diuji coba, sejauh ini hasilnya bagus dan sudah bisa dipakai. Namun karena namanya masih baru perlu juga disesuaikan untuk uji labor dan seterusnya,” tuturnya.

Terkait dengan jadwal peresmian, Muslim mengatakan, Pemko menunggu dari Pemerintah Pusat karena anggaran pembangunan SPAM sendiri berasal dari APBN. “Peresmian belum ada jadwal sebab masih menunggu dari pemerintah pusat. Namun untuk pemakaian tidak harus menunggu peresmian karena hanya memerlukan surat izin dari Balai Teknik Air Minum dan Pemprov Sumbar,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, Pemko Payakumbuh membangun SPAM mulai 2018 sebagai sumber air bersih yang baru selain dari Batang Tabik dan Situjuah, Kabupaten Limapuluh Kota. Selain memenuhi pasokan sumber air bersih, pembangunan SPAM juga merupakan rekomendasi dari BPK bahwa Kota Payakumbuh harus mempunyai sumber air bersih sendiri sehingga tidak tergantung kepada daerah lain.

Pembangunan SPAM merupakan solusi inovatif dengan memfilter sumber air dari Batang Agam secara teknologi sehingga menjadi air yang bersih bahkan layak dikonsumsi. “Insya Allah, nanti kapasitasnya mencapai 100 liter per detik, lebih tinggi dari Batang Tabik yang baru 80 liter per detik,” kata Muslim. (Ridho)