Tak Kunjung Diwisuda, Mahasiswa Perbankan Syariah IAIN Batusangkar Unjuk Rasa

567

JURNAL SUMBAR | Batusangkar – Janji-janji institusi IAIN Batusangkar akan melaksanakan wisuda bagi mahasiswa Perbankan Syariah – FEBI (Fakultas Ekonomi Bisnia Islam), ternyata belum juga ditepati, sehingga mahasiswa melakukan beberapa kali unjuk rasa.

Unjuk rasa pertama dilaksanakan bulan Februari dan 27 Maret, namun unjuk rasa kali ini dilaksanakan di aula dan  tertutup bagi wartawan untuk meliput pertemuan tersebut.

“Maaf pak, tidak boleh masuk. Kalau bapak masuk harus seizin Humas IAIN Kardinal,” sebut seorang security seraya menyebutkan informasi harus dari humas IAIN.

Sementara dialog berlangsung, tiba-tiba keluar seorang dosen mengaku bernama Masril Tanjung sekaligus meminta wartawan untuk tidak menulis berita bernada miring. “Saya berharap tidak menulis dan mebeberkan berita miring tentang IAINn karena akan merugikan institusi IAIN,” tekan Masril Tanjung.

Ditambahkan Masril, kalau berita-berita tidak menguntungkan mengenai IAIN tentu akan merugikan lembaga IAIN. “Kita kan sedang giat-giatnya mempromosikan lembaga IAIN ke tengah-tengah masyarakat agar Tanah Datar tetap ramai,” kata Masril langsung meninggal kelompok wartawan dan masuk ke aula tempat berlangsungnya negosiasi antara pihak manajemen dan ratusan mahasiswa agak kecewa.

Dari pantauan dan informasi dikumpulkan media cyber jurnalsumbar.com, terjadi unjuk rasa karena mahasiswa jurusan Perbankan Syariah berjumlah sekitar 100 orang sudah dua kali terundur wisudanya.

Tindakan ini tidak harus terjadi, ucap seorang mahasiswa berinisial A kesal, karena pihak manajemen IAIN harus merancang  wisuda dengan akurat, tidak menyebar hanji-janji melulu.

Sementara pihak manjemen IAIN belum juga mampu mewisuda para mahasiswa Perbankan Syariah – FEBI (Fakultaa Ekonomi Perbankan Islam), karena Akreditasi Jurusan Perbakan Syariah belum juga dikeluarkan BAN-PT Pusat .

Sampai berita ini diterbitkan, pertemuan antara manajemen IAIN tanpa rektor IAIN Kasmuri Selamat dengan ratusan mahasiswa sedang berlangsung. habede