Wagub Nasrul Abit Berharap Inovasi Desa Bisa Turunkan Angka Kemiskinan

183

JURNAL SUMBAR | Padang – Inovasi desa diharapkan dapat menurunkan angka kemiskinan di Sumbar. Demikian disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit dalam sambutannya ketika membuka Rapat Koordinasi Program Inovasi Desa (PID) Provinsi Sumatera Barat Tahap I Tahun 2019 Minggu 24 Maret 2019 di Hotel Pangeran Beach Padang.

Lebih lanjut Wagub mengatakan bahwa PID merupakan salah satu upaya Pemerintah untuk mewujudkan agenda Nawa Cita dalam RPJM Nagari 2015-2019 dalam rangka meningkatkan kapasitas Desa/Nagari sesuai Undang-Undang nomor 6 tahun 2014 tentang Desa.

Program PID sangat membantu Nagari/Desa dalam mengembangkan rencana dan pelaksanaan pembangunan secara berkwalitas dan meningkatkan produktivitas kemandirian ekonomi rakyat  serta mempersiapkan pembangunan sumber daya yang memiliki daya saing yang handal di Desa/Nagari.

Angka kemiskinan di Sumbar turun dari 6,4 persen menjadi 5,6 persen, dan sudah di bawah angka nasional, untuk itu dengan adanya PID diharapkan kedepan dapat menurunkan angka kemiskinan di Sumbar.

Mantan Bupati Pesisir Selatan ini juga mengatakan bahwa membangun desa bukan hanya tugas perangkat desa saja, melainkan tugas semua pihak, apalagi pemerintah menggelontorkan Dana Desa cukup besar jumlahnya yang langsung ditransfer ke Kabupaten, dana desa ini harus dipertanggungjawabkan, maka dalam penggunaannya harus direncanakan, dilaksanakan dan dievaluasi serta diawasi secara intensif.

“Hal ini merupakan suatu tantangan yang cukup berat pula bagi kita semua, untuk itu diperlukan kerjasama semua pihak terkait seperti dengan Tenaga Ahli Inovasi Desa, Tenaga Ahli Profesional Pendamping Desa dan stakeholder lainnya,” ujarnya.

Wakil Gubernur juga menyampaikan pesan kepada semua hadirin agar menyukseskan Pemilu Pemilihan Presiden dan Legislatif pada tanggal 17 April 2019 yang akan datang. “Bagi ASN harus netral, namun tetap mempunyai hak pilih, jangan ikut berpolitik praktis, pilihan boleh berbeda namun persatuan dan kesatuan tetap dijaga, jangan ikut menyebarkan berita hoax tetapi justru sebaliknya yaitu meluruskan berita yang tidak benar,” demikian wagub menutup sambutannya.

Rakor PID ini diikuti oleh 260 orang peserta terdiri dari unsur, DPMD dan BAPPEDA Kabupaten/Kota penerima Dana Desa se Sumatera Barat, Camat terpilih,  Walinagari dan Kepala Desa terpilih, perwakilan TIK,  Pendamping Desa, KPW. II Sumbar dan TA Kabupaten/Kota.

Rakor ini mengambil tema “Program Inovasi Desa  Mewujudkan Optimalisasi Penggunaan Dana Desa di Wilayah Sumatera Barat  Tahun 2019” sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatera Barat Drs. H. Syafrizal. MM yang juga Ketua panitia pelaksana Kegiatan ini.

Setelah pembukaan Rakor dilaksanakan penandatanganan MoU antara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten dan Kota penerima dana desa dengan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatera Barat yang disaksikan oleh Wakil Gubernur Sumbar Bapak Nasrul Abit. (by. Akral)