Wisuda Diundur, Mahasiswa Perbankan Syariah IAIN Batusangkar Minta Ganti Rugi

391

JURNAL SUMBAR | Batusangkar – Wisuda merupakan peristiwa sangat membanggakan bagi mahasiswa dan keluarga. Demi wisuda, orang tua dan keluarga keluarga jauh datang untuk menghadiri hari bersejarah itu, bahkan menghabiskan biaya cukup besar.

Namun, sekitar 100 orang mahasiswa Perbankan Syariah FEBI dan 562 mahasiswa IAIN Batusangkar lainnya terundur diwisuda, lantaran turunnya surat edaran Rektor, Kasmuri, Jumat (22/3),

Dari monitoring dan informasi yang disampai beberapa mahasiswa yang batal diwisuda, Rabu (27/3) mengatakan, mereka akan menuntut manajemen IAIN  agar menanggung biaya telah dikeluarkan orang tua dan keluarga mereka seperti, tiket pesawat, pemesanan akomodasi dan biaya lain akibat jadwal wisuda yang  diundur sepihak.

Semula jadwal wisuda sudah ditetapkan Rabu (20/3) akhir berubah Rabu (27/3), tetapi tiba-tiba saja Rektor IAIN Kasmuri Selamat mengeluarkan surat edaran, Jum’at ( 22/3) mengundurkan wisuda dengan jadwal tidak jelas.

Tindakan Rektor Kasmuri, ucap mahasiswa A,  mengeluarkan surat edaran tanpa memberitahu para wisudawan merugikan keluarga para wisudawan, ada orang tua wisudawan sudah memesan transportasi tiket , penginapan dan lain-lain.

“Kita mengaharapkan keputusan tidak terpuji seperti dilakukan manajemen IAIN terutama Rektor Kasmuri tidak terulang lagi untuk masa datang,” tukas mahasiswa A bersama rekannya kepada media cyber jurnalsumbar.com.

Kabarnya, Warek 1 Deswita menyatakan bersedia mengganti biaya  yang ditimbulkan ketidakjelasan jadwal wisuda, tutur mahasiswa A bersama rekannya mengaku telah menerima toga dari panitia Wisuda.

Dari pertemuan perwakilan mahasiswa setiap jurusan sudah didapat kesepakatan menetapkan jadwal wisuda mahasiswa berjumlah 642 orang termasuk mahasiswa Perbankan Syariah FEBI akan dilaksanakan, Rabu ( 24/4) depan.

Kordinator Humas IAIN Kardinal ketika dicari wartawan saat orasi di aula kampus IAIN untuk mengkofirmasi sekitar tuntutan mahasiswa, tidak berada di lokasi. “Kardinal sudah mengirab dari lokasi,” tutur wartawan padangmedia.com Dt Harris.

Namun Kepala AUAK  IAIN Batusangkar H. Yasrizal ketika dihubungi  melalui telpon selulernya tentang unjuk rasa (Orasi ) di aula kampus IAIN tidak banyak memberikan keterangan. “Yaa silahkan bikin berita unjuk rasa mahasiswa tersebut,” ucap Yasrizal singkat. habede